Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Senin, 18 Mei 2026
Sesosok Orok Ditemukan di Pinggir Pantai Pebuahan Jembrana
Sabtu, 10 Maret 2018,
08:55 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Beritabali.com.Jembrana. Warga pesisir pantai Pebuahan Desa Banyubiru, Kecamatan Negara mendadak geger lantaran penemuan sesosok mayat orok yang terdampar di pinggir pantai setempat Jumat (9/3).
[pilihan-redaksi]
Dari informasi yang dihimpun dilokasi, Saksi Subahan (42), seorang warga setempat yang saat itu hendak melaut dikagetkan dengan sesosok mayat orok berjenis kelamin perempuan.
Dari informasi yang dihimpun dilokasi, Saksi Subahan (42), seorang warga setempat yang saat itu hendak melaut dikagetkan dengan sesosok mayat orok berjenis kelamin perempuan.
"Pertama saya kira potongan kayu, bahkan saya sempat berjalan jauh melewatinya. Karena penasaran terus saya balik eh ternyata itu mayat orok terus saya bawa ke rumah," ungkap Subhan di lokasi penemuan.
Subhan menambahkan saat pertama kali ditemukan tersebut orok dalam posisi telungkup dan belum mengeluarkan bau tak sedap. Bahkan, darah segar masih mengalir pada pusar orok yang telah hilang sejumlah bagian tubuhnya tersebut. Kemudian saksi membungkus mayat orok laku dievakuasi ke rumah satu diantara warga di tepi pantai, lalu melaporkan ke aparat Desa atas temuan tersebut.
Akhirnya petugas Kepolisian datang dan mengevakuasi orok malang tersebut ke RSUD Negara. Melihat dari kondisi mayatnya, warga setempat menduga, orok malang yang baru dilahirkan ini baru saja dibuang dengan sengaja oleh orangtuanya hingga akhirnya ditemukan terdampar di pesisir pantai Pebuahan.
Sementara, Kasat Polair Polres Jembrana, Iptu H. Eddy Waluyo membenarkan seorang warga menemukannya pada 13.00 wita. Selanjutnya, tim INAFIS Polres Jembrana langsung mengevakuasi mayat orok malang tersebut ke RSU Negara.
[pilihan-redaksi2]
"Untuk mengidentifikasi orok tersebut. Sekarang telah dievakuasi ke RSUD guna pemeriksaan lebih lanjut," imbuh Waluyo.
"Untuk mengidentifikasi orok tersebut. Sekarang telah dievakuasi ke RSUD guna pemeriksaan lebih lanjut," imbuh Waluyo.
Sementara hasil pemeriksaan sementara yang dilakukan Dokter, Orok tersebut memiliki panjang 30 cm, berat 700 gram, dan beberapa bagian tubuhnya sudah tidak utuh.
"Kita belum bisa mengetahui umur usia orok malang tersebut ketika ditemukan dalam keadaan meninggal" terang dr Ady usai melakukan pemeriksaan luar di kamar jenazah RSU Negara.(bbn/Jim/rob)
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1509 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1139 Kali
03
04
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 985 Kali
05
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 874 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026