Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Senin, 2 November 2026
Sesosok Orok Ditemukan di Pinggir Pantai Pebuahan Jembrana
Sabtu, 10 Maret 2018,
08:55 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Beritabali.com.Jembrana. Warga pesisir pantai Pebuahan Desa Banyubiru, Kecamatan Negara mendadak geger lantaran penemuan sesosok mayat orok yang terdampar di pinggir pantai setempat Jumat (9/3).
[pilihan-redaksi]
Dari informasi yang dihimpun dilokasi, Saksi Subahan (42), seorang warga setempat yang saat itu hendak melaut dikagetkan dengan sesosok mayat orok berjenis kelamin perempuan.
Dari informasi yang dihimpun dilokasi, Saksi Subahan (42), seorang warga setempat yang saat itu hendak melaut dikagetkan dengan sesosok mayat orok berjenis kelamin perempuan.
"Pertama saya kira potongan kayu, bahkan saya sempat berjalan jauh melewatinya. Karena penasaran terus saya balik eh ternyata itu mayat orok terus saya bawa ke rumah," ungkap Subhan di lokasi penemuan.
Subhan menambahkan saat pertama kali ditemukan tersebut orok dalam posisi telungkup dan belum mengeluarkan bau tak sedap. Bahkan, darah segar masih mengalir pada pusar orok yang telah hilang sejumlah bagian tubuhnya tersebut. Kemudian saksi membungkus mayat orok laku dievakuasi ke rumah satu diantara warga di tepi pantai, lalu melaporkan ke aparat Desa atas temuan tersebut.
Akhirnya petugas Kepolisian datang dan mengevakuasi orok malang tersebut ke RSUD Negara. Melihat dari kondisi mayatnya, warga setempat menduga, orok malang yang baru dilahirkan ini baru saja dibuang dengan sengaja oleh orangtuanya hingga akhirnya ditemukan terdampar di pesisir pantai Pebuahan.
Sementara, Kasat Polair Polres Jembrana, Iptu H. Eddy Waluyo membenarkan seorang warga menemukannya pada 13.00 wita. Selanjutnya, tim INAFIS Polres Jembrana langsung mengevakuasi mayat orok malang tersebut ke RSU Negara.
[pilihan-redaksi2]
"Untuk mengidentifikasi orok tersebut. Sekarang telah dievakuasi ke RSUD guna pemeriksaan lebih lanjut," imbuh Waluyo.
"Untuk mengidentifikasi orok tersebut. Sekarang telah dievakuasi ke RSUD guna pemeriksaan lebih lanjut," imbuh Waluyo.
Sementara hasil pemeriksaan sementara yang dilakukan Dokter, Orok tersebut memiliki panjang 30 cm, berat 700 gram, dan beberapa bagian tubuhnya sudah tidak utuh.
"Kita belum bisa mengetahui umur usia orok malang tersebut ketika ditemukan dalam keadaan meninggal" terang dr Ady usai melakukan pemeriksaan luar di kamar jenazah RSU Negara.(bbn/Jim/rob)
Berita Jembrana Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
02
03
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 515 Kali
04
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 391 Kali
05
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 363 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026