Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 27 September 2026
The Pewe Band, Mimpi Sang Gitaris yang Kini Terwujud
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Melawan isu wabah corona yang begitu gencar, sebuah band baru Bali yang bernama, The Pewe merilis 2 single dan video klip, Godogan dan Memitra.
[pilihan-redaksi]
Seperti kata pepatah "The show must go on", meski dihantam wabah corona, pertunjukan tetap berjalan. Inilah yang melandasi Pewe Band untuk tetap merilis single dan video di tengah wabah corona mendera.
Band yang bergenre rock berbahasa Bali ini terbentuk pada tahun 7 Agustus 2017 beranggotakan personil yang tidak asing bagi penikmat rock Bali. Diantaranya; Hari PW (Guitar Vocal) yang juga gitaris Bintang Band, Agung Sobag (Vocal) yang juga vokalis DeBungsil band, Agung AAX (Bass) yang merupakan Ex Basis Nanoe Biroe, dan TutD (Drum) yang merupakan eks Drumer Bintang Band.
"PeWe adalah diambil dari nama saya sendiri Pangilan Hari PW (guitar), selain unik dan mudah diingat nama tersebut juga sebuah mimpi jika suatu saat saya bikin project band akan saya beri nama The Pewe," ujar Hari saat jumpa pers beberapa waktu lalu menceritakan latar belakang nama band.
Hari lalu menceritakan sejarah terbentuknya The Pewe. Sekitar 8 tahun yang lalu, Hari PW bersama Agung Sobag saat itu masih aktif di band mereka masing masing. Saat jamming bersama dan berlanjut ke pertemuan, membawa mereka untuk menghasilkan beberapa lagu yang ditulis dan dibuatkan musiknya langsung saat itu.
Dikarenakan kesibukan masing-masing, saat itu proyek itu kembali dilanjutkan bulan Agustus 2017 dan langsung masuk proses rekaman 9 Single sekaligus tanpa ada Proses Latihan. Jadi prosesnya, semua lagu ditulis Oleh Agung Sobag dan Hari PW. Menariknya, semua lagu diaransemen di studio rekaman oleh Hari PW tanpa proses latihan.
"Kita sengaja buat sedikit berbeda dengan proses terbentuknya sebuah Band pada umumnya melalui proses latihan. Tapi kita beda langsung rekaman. Nah, di dalam Studio semua proses arranger musik, kita garap tuntas disana. Dan 9 lagu langsung kita selesaikan disana. Karena kesibukan kita dalam berkarir akhirnya tertunda sampai 2 tahun dan mulai akhir tahun 2019 kemarin," ungkapnya.
Kemudian, mereka tuntaskan materi hingga rampung saat ini langsung dengan hasil 2 Video klip dari Single berjudul Godogan dan Memitra. Rencananya, di pertengahan tahun 2020 ini mereka akan merilis format Full Album berisi 10 lagu dan beberapa lagu juga yang akan buatkan Video Klip.
"Semoga Karya kita dapat diterima di masyarakat, di Industri musik Bali dan Nasional," ujarnya.
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8484 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5831 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3654 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2483 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar