Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 26 September 2026
Zona Merah Bali Bertambah, Danrem: Masih Banyak yang Abai Prokes
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Zona Merah atau kawasan dengan risiko penularan Covid-19 tinggi di Bali bertambah sejak 11 April lalu. Sebelumnya hanya tiga kabupaten/kota yang tercatat sebagai zona merah.
Sedangkan saat ini menjadi lima, yakni Kabupaten Buleleng, Tabanan, Badung, Gianyar dan Kota Denpasar.
Melihat kondisi itu, Danrem 163/Wira Satya Brigjen TNI Husein Sagaf, S.H., mengajak semua pihak utamanya masyarakat untuk lebih memperketat penerapan protokol kesehatan.
"Itu menjadi catatan terbanyak dari yang disampaikan Satgas Nasional Penanganan Covid-19, artinya kita semua perlu lebih patuh dan taat dalam menerapkan protokol kesehatan atau dengan kata lain masih banyak diantara kita yang masih mengabaikannya," papar Jumat (16/4) di Denpasar.
Danrem memperkirakan beberapa hal terkait terjadinya kerumunan ataupun mobilitas dari masyarakat yang cukup tinggi bisa menjadi penyebab terjadinya penularan Covid-19. Untuk itu, Danrem kembali mewanti-wanti semua pihak dan masyarakat untuk mentaati protokol kesehatan.
Pemerintah melalui Satuan Tugas Covid-19 dalam berbagai tataran telah berusaha keras melakukan berbagai langkah mulai yang bersifat persuasif sampai pada penerapan sanksi kepada pelanggar protokol kesehatan. Dia menilai Satgas di lapangan perlu lebih tegas dengan tetap mengedepankan langkah humanis dan persuasif.
"Namun demikian kuncinya ada pada tingkat kesadaran warga masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan sehingga penyebaran dan mata rantai Covid-19 dapat dikurangi dan diputus," ungkapnya.
Perbaikan perilaku untuk menerapkan prokes bukan saja untuk kepentingan kesehatan masyarakat, juga mendukung rencana dibukanya pariwisata internasional Yang direncanakan Juli mendatang.
"Sebaliknya jika masih banyak wilayah berstatus zona merah maka siapapun bisa berpikir ulang untuk datang karena mereka mempertimbangkan belum aman dan nyaman dari pandemi Covid-19", tegasnya.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8446 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5806 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3632 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2459 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar