Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 11 Mei 2026
Lestarikan Seni dan Budaya Buleleng
BERITABALI.COM, BULELENG.
Beragam seni dan budaya unik dimiliki oleh Kabupaten Buleleng. Namun sayang, Buleleng belum memiliki lembaga pendidikan seni, seperti halnya di Denpasar dan Gianyar. “Untuk melestarikan seni dan budaya dari perkembangan zaman, keberadaan lembaga pendidikan seni sangat penting.
Sebab, hanya sebuah lembaga seni yang mampu melestarikan sekaligus mengembangkan seni dan budaya itu sendiri,” ungkap Ketua Umum yayasan Pelestarian Warisan Budaya Bali Utara I Gusti Bagus Sudyatmaka Sugriwa, Kamis (21/2) di Kantor Bupati Buleleng.
“Lembaga pendidikan seni memegang peranan penting dalam melestarikan seni budaya Bali utara ini. Memang di Denpasar dan Gianyar sudah ada, namun khusus untuk seni budaya Buleleng sampai saat ini belum ada,” ujar Sudyatmaka Sugriwa.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Buleleng, Made Sudarsana mengatakan, untuk lembaga pendidikan seni dan budaya di Buleleng sebenarnya sudah ada, yakni Sekolah Menengah Industri Kerajinan, SMIK Sukasada.
“Untuk pengembangan lebih lanjut, kita masih melihat potensi yang ada. Karena, saat ini masyarakat masih berorientasi pada keinginan dapat pekerjaan, bukan membuka lapangan pekerjaan sendiri. Nantinya SMIK di Sambangan itu kita manfaatkan,” ujar Sudarsana.
Dengan adanya wacana tersebut menurut Kadis Pendidikan Sudarsana akan disikapi bersama melalui peningkatan sarana dan prasarana SMIK Sukasada, sehingga pengembangan seni budaya di Buleleng mampu diaplikasikan melalui pendidikan secara khusus.
Reporter: bbn/sas
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1089 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 864 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 687 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 637 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik