Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




6 Negara Asean Siap Aplikasikan ASW 2009

Rabu, 9 April 2008, 16:53 WITA Follow
Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Asean akhirnya meyepakati untuk mulai menerapkan Asean Single Window (ASW) atau system satu pintu Asean dalam hal pelayanan ekspor-impor di kawasan Asean. Kesepakatan penerapan ASW sendiri merupakan kesepakatan negara-negara Asean yang dicapai dalam The 2nd Meeting of The Asean Single Window Steerring Committee (Pertemuan Ke-2 Tim Perumus Sistem Satu Pintu Asean) di Kuta-Bali yang ditutup pada Rabu (9/4).


Namun sayang, hanya 6 negara yang siap untuk mengaplikasikan ASW mulai tahun 2009. negara-negara yang sudah siap tersebut adalah Philipina, Thailand, Brunai, Malaysia, Singapura dan Indonesia. Negara-negara yang belum siap seperti Myanmar, Laos, Vietnam dan Cambodia diberikan kesempatan hingga 2012. Penerapan sistem ASW ke depan diharapkan mampu mempercepat proses administrasi perijinan dan menekan biaya dalam proses ekspor-impor di kawasan Asean.

Presiden Tim Perumus ASW Alexander M Arevalo mengakui aplikasi sistem ASW kini masih mengalami kendala dari segi perbedaan hukum antar negara. Sehingga masih memerlukan suatu suatu pendekatan hokum masing-masing Negara melalui pelatihan yang ujungnya pada pembentukan protocol. “Protokol akan menjadi dokumen, yang akan menjadi dasar bagi 10 negara tersebut menyesuaikan kebijakan atau regulasi masing-masing negara” jelas Arevalo.


Kedepan perkembangan Asean Single Window juga diharapkan tidak saja mempermudah Ekspor-Impor di kawasan Asean, tetapi juga berkembang ke arah sistem perekonomian satu pintu di kawasan Asean. Tim Perumus ASW dijadwalkan akan kembali bertemu pada November 2008 mendatang di Bangkok guna membahas dan mengesahkan protokol yang akan menjadi dasar secara hukum bagi penerapan Asian Single Window. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/nod



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami