Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Ribuan Butir Peluru dan Mesiu Gegerkan Warga

Selasa, 29 April 2008, 20:00 WITA Follow
Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Ribuan butir peluru dan mesiu aktif ditemukan di sebuah rumah kosong di Dusun Peken, Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Buleleng. Penemuan ini sempat mengegerkan warga di Desa Pancasari. Sebanyak 1.512 butir peluru aktif dengan kaliber 7,92 dan 146 tabung atau ampul mesiu ini ditemukan disebuah rumah kosong milik Pan Widia di Dusun Peken, Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Selasa(29/4).

Ribuan peluru dan mesiu ini kemudian diamankan di Sat Intelkam Polres Buleleng, setelah dievakuasi dan disisir Jajaran Polsektif Sukasada di dua lokasi yang berbeda. Awal keberadaan ribuan butir peluru yang digunakan pada senjata laras panjang berupa Mouser dan ratusan ampul mesiu, diketahui secara tidak sengaja oleh Wayan Widana (34) dan langsung dilaporkan ke Pos Polisi Pancasari.

“Dari temuan ribuan butir peluru dan ratusan ampul mesiu kita masih melakukan penyelidikan dan penyidikan secara intensif. Keberadaan peluru tersebut untuk sementara tidak berhubungan dengan tindak kejahatan,” ungkap Kapolsektif Sukasada Iptu. Nyoman Sudirga. Dari beberapa informasi di Desa Pancasari menyebutkan, rumah kosong yang sekarang dimiliki Made Redata,(50) warga Desa Lemukih yang beralamat di Singaraja, merupakan peninggalan orang tuanya, Pan Widia.

Diduga kuat, peluru dan mesiu yang ditemukan tersebut merupakan peninggalan Pan Widia yang sudah meninggal dunia. Pasca penemuan ribuan butir peluru dan ratusan ampul mesiu, Polsektif Sukasada telah memeriksa sejumlah saksi termasuk pemilik rumah terakhir Made Redata. Polisi juga belum menetapkan adanya tersangka.
 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/sin



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami