Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 12 Mei 2026
Brutal, 5 Intel Polda Ngamuk di Lokalisasi
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Belum dimutasi, Kapolda Bali Irjen Pol Paulus Purwoko menerima kado terburuk dari anggotanya. 5 oknum anggota Intelkam Polda Bali, diduga brutal dan mengamuk di lokalisasi pelacuran Jalan Danau Tempe Sanur. Pasukan mata - mata aparat berbaju coklat itu mabuk dan resek menghancurkan fasilitas di lokalisasi. Kasus polisi Polda ‘brutal’ bukan kali ini saja terjadi. Dulu, saat penangkapan Dewa Sastrawan alias Dewa Dawan, diamuk beberapa anggota buser Polda. Mereka menyiksa Dewa Dawan karena dituding pelaku premanisme dalam kasus pembunuhan IB Anom Wijaya.
Herannya, ‘penyiksaan’ yang dilakukan jajaran buser Direktorat Reskrim Polda Bali terhadap Dewa Dawan, belum ada sambutan hangat dari Kapolda Bali Irjen Pol Paulus Purwoko. Terkesan, pasukan buser terlindungi atasannya. Padahal kasus tersebut telah dilaporkan ke Propam Polda, saat itu didampingi kuasa hukum John Korassa SH. Belum tuntas kasusnya, kembali terjadi kasus polisi brutal di lokalisasi pelacuran Jalan Danau Tempe, Sanur. Jumlah polisi yang melakukan perusakan tak tanggung-tanggung, 5 personil. Diduga dipimpin Kompol YP, mantan Kasat Intelkam Polres Buleleng.
Sumber menyebutkan, belum diketahui maksud kedatangan Kompol YP bersama 4 anggotanya ke lokalisasi. Apakah sekedar menyelidiki kasus, mencari buronan, ataukah sengaja mencari keributan. Yang jelas, 5 oknum polisi yang selalu berpakaian rapi itu, ngeluruk ke ‘kampung WTS’ dan minum sampai mabuk. Tak diketahui awal pemicu kericuhan yang terjadi sekitar pukul 03.00 Wita. Tapi dari keterangan sumber, pada saat mereka mabuk, langsung resek dan menghancurkan fasilitas di lokasi. “Mereka merusak kursi plastik hingga hancur. Mereka pada mabuk,” ujar sumber yang tidak mau disebutkan namanya.
Puas melampiaskan amarah, 5 oknum polisi itu kabur. Sayangnya, pemilik usaha lokalisasi enggan melaporkan kasusnya ke Polsek Densel. Diduga, pemiliknya takut, kejadian susulan akan terjadi, apabila mereka melapor kebrutalan oknum polisi itu. Saat ditanya kericuhan di lokalisasi prostitusi Jalan Danau Tempe Sanur, Kapolsek Densel AKP Putu Gunawan SH malah kaget. Dia mengaku tidak mengetahui peristiwa amukan 5 oknum polisi Intelkam Polda Bali, yang terjadi di wilayah tugasnya. “Yang benar nich,,saya akan cek dulu ke anggota. Tapi kayaknya gak ada laporan kita terima,” bebernya singkat. Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol AS Reniban Smik, tidak membenarkan atau pun mengiyakan peristiwa kericuhan tersebut. Pasalnya, saat dihubungi, ponselnya mailbox.
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1104 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 873 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 696 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 645 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik