Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 16 Agustus 2026
Gawat, HIV/AIDS Rambah Galian C Klungkung
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Galian C Klungkung kini sudah benar-benar mendatangkan aib bagi Kabupaten Klungkung. 4 dari 28 kasus HIV/AIDS terdapat di lokasi galian C. Bendesa Adat Gunaksa, Kecamatan Dawan, Nengah Arianta, Kamis (22/5) membenarkan kondisi tersebut. Akan tetapi pihaknya tidak bisa memastikan keberadaannya dengan pasti dimana korban itu berada.
“Gubuk-gubuk disana sangat banyak, sehingga tidak bisa dipastikan mana yang mengidap penyakit yang mematikan tersebut,” ungkapnya. Ketika ditanya apakah benar disana ada dunia esek-esek ? Nengah Arianta membenarkan kondisi keberadaan PSK itu. “Sulit juga memberantas keberadaan dunia esek-esek itu,” ungkapnya. Dari keterangannya, keberadaan PSK itu membaur dengan penggali pasir dan di malam hari sulit memasuki kawasan itu. “Kecuali sudah sering masuk ke sana, atau mungkin PSK ini konsumsi para supir truk,” terangnya.
Hal yang dikhawatirkan adalah generasi muda di wilayahnya. “Kami khawatir dengan keberadaan PSK itu, jangan-jangan generasi muda sudah ada yang masuk ke sana,” imbuhnya. Sekretaris Kader Peduli Aids (KPA) Klungkung, Dr Herman Hartanto, mengharapkan kader-kader peduli AIDS segera turun ke lapangan. “Berada di tengah-tengah warga itu penting, sehingga sejak dini penyakit mematikan itu bisa terdeteksi dan bisa ditanggulangi penyebarannya,” jelasnya. Disamping itu, Herman Hartanto berpesan kepada KPA agar memberikan sosialisai dengan benar kepada masyarakat.
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4548 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2356 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2009 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1614 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1055 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun