Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 3 Oktober 2026
Tertinggi Tingkat Kelulusan di Bali
Negara
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Dunia pendidikan Jembrana kembali membuktikan kedigjayaannya dengan menempatkan diri sebagai urutan pertama di Bali dalam prosentase kelulusan siswa tingkat SMP.
Dari hasil kelulusan yang diumumkan hari ini, Sabtu (21/6) Jembrana berhasil meluluskan 99,89 persen siswa SMPnya dari 3.787 siswa peserta UN.
"Hanya 4 orang yang tidak lulus," kata Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan dan Pariwisata Jembrana, I Nyoman Suryadi.
Berdasarkan data dari Dinas Pendidikan (Disdik) Propinsi Bali, persentase kelulusan tertinggi diraih Kabupaten Jembrana. Jumlah peserta UN SMP/MTs dan SMP Terbuka di Jembrana tercatat 3.787 orang. Dari jumlah itu, 3.783 orang (99,89%) berhasil lulus dan hanya empat orang peserta (0,11%) dinyatakan gagal meraih standar nilai minimal kelulusan.
Prestasi Jembrana ini diikuti Kabupaten Gianyar yang mencatat persentase kelulusan 99,84%, Tabanan (99,79%), Badung (99,62%), Denpasar (99,45%), Bangli (99,35%), Buleleng (99,13%) dan Klungkung (98,61%),
Kabupaten Karangasem mencatat dengan kelulusan terendah di Bali, dimana dari 4.937 orang siswa yang terdaftar sebagai peserta UN, 4.712 orang (95,44%) diantaranya berhasil lulus dan 225 orang (4,56%) tidak lulus.
Lanjut Suryadi, selama ini Jembrana selalu dicibir, banyak orang beranggapan miring dengan adanya bebas biaya pendidikan di Jembrana tidak akan mendapatkan mutu yang baik tapi buktinya sekarang ini, Jembrana berhasil meraih peringkat tertinggi di Bali dalam kelulusan siswa yang mencapai 99,89 persen.
"Kita tidak ingin berpolemik dengan menjawab cibiran itu tapi lebih baik kami buktikan dengan fakta seperti yang apa dicapai sekarang. Faktanya kan sekarang kita nomor satu di Bali. Jadi sangatlah tidak benar kalau pendidikan gratis itu akan menurunkan kualitas siswa," ujar Suryadi.
Ketika ditanya soal kelanjutan bagi siswa yang tidak lulus, Suryadi mengatakan, ada dua jalan yang boleh ditempuh yaitu mengulang atau ikut kejar paket B.
"Kami sudah datang ke rumah siswa yang tidak lulus untuk memperoleh jawaban apakah akan mengulang atau menempuh program kejar paket B yang akan dimulai 1 Juli 2008 mendatang," jelasnya.
Untuk di Jembrana, nilai tertinggi diraih I Made Angga Prasetya dan I Made Arya Agastya yang keduanya dari SMPN 1 Negara dengan nilai 37,70. (dey)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1092 Kali
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 427 Kali
Giliran Anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar Terseret Kasus Senpi
Dibaca: 380 Kali
Rumah Warga di Tembuku Bangli Terbakar, Kerugian Rp200 Juta
Dibaca: 339 Kali
Bandara Ngurah Rai Layani 15,5 Juta Penumpang hingga Agustus 2026
Dibaca: 286 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar