Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 12 Mei 2026
Lagi, Sampah Menumpuk di Tukad Pekaseh Sesetan
Sesetan
Kamis, 3 Juli 2008,
14:56 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Sampah kembali menumpuk di sungai, tepatnya Tukad atau Sungai Pekaseh Sesetan, Denpasar. Padahal Dinas PU baru sebulan lalu membersihkan sampah di sungai tersebut.
“Baru sebulan lalu saya angkut sampah di sini, sekarang sampah sudah menumpuk lagi,“ ungkap Kasubdin Pengairan Dinas PU Kota Denpasar, Made Sutama.
Untuk membersihkan tumpukan sampah di sungai ini, pihaknya mengaku sudah mengerahkan 24 tenaga, mulai kerja dari jam 8.00 Wita sampai 15.00 Wita.
“Sampah begitu banyak sehingga kami kerja keras hingga sore hari. Jika dihitung, sekitar 4 truk sampah yang sudah terangkut,“ ujar Sutama dengan nada kesal.
Sutama yang masih menjabat Bendesa Adat Renon ini mohon kepada warga yang tinggal di sepanjang bantaran Tukad Pekaseh untuk selalu menjaga lingkungannya dengan tidak membuang sampah sembarangan apalagi ke sungai.
“Hal ini sangat berbahaya, bila musim hujan tentu akan terjadi banjir,†ujarnya.
Dengan bekerja sama dengan Kelurahan, Sutama mengaku sudah sering mensosialisasikan kepada warga untuk menjaga sungai, namun masih saja warga yang kurang peduli.
“Menurut informasi, ada warga setempat yang sengaja membuang sampah menggunakan sepeda motor,“ papar Sutama.
Disamping membersihkan sampah di Tukad Pekaseh, pihaknya juga membersihkan sampah di Sungai dekat makro, Saluran irigasi Subak Buaji jalan Sedap Malam dan Tukad Genjung.
â€Merubah perilaku masyarakat perlu waktu, tapi ke depan sangsi tegas bagi yang melanggar perlu dilakukan untuk menimbulkan efek jera,†tegasnya. (ctg/*)
“Baru sebulan lalu saya angkut sampah di sini, sekarang sampah sudah menumpuk lagi,“ ungkap Kasubdin Pengairan Dinas PU Kota Denpasar, Made Sutama.
Untuk membersihkan tumpukan sampah di sungai ini, pihaknya mengaku sudah mengerahkan 24 tenaga, mulai kerja dari jam 8.00 Wita sampai 15.00 Wita.
“Sampah begitu banyak sehingga kami kerja keras hingga sore hari. Jika dihitung, sekitar 4 truk sampah yang sudah terangkut,“ ujar Sutama dengan nada kesal.
Sutama yang masih menjabat Bendesa Adat Renon ini mohon kepada warga yang tinggal di sepanjang bantaran Tukad Pekaseh untuk selalu menjaga lingkungannya dengan tidak membuang sampah sembarangan apalagi ke sungai.
“Hal ini sangat berbahaya, bila musim hujan tentu akan terjadi banjir,†ujarnya.
Dengan bekerja sama dengan Kelurahan, Sutama mengaku sudah sering mensosialisasikan kepada warga untuk menjaga sungai, namun masih saja warga yang kurang peduli.
“Menurut informasi, ada warga setempat yang sengaja membuang sampah menggunakan sepeda motor,“ papar Sutama.
Disamping membersihkan sampah di Tukad Pekaseh, pihaknya juga membersihkan sampah di Sungai dekat makro, Saluran irigasi Subak Buaji jalan Sedap Malam dan Tukad Genjung.
â€Merubah perilaku masyarakat perlu waktu, tapi ke depan sangsi tegas bagi yang melanggar perlu dilakukan untuk menimbulkan efek jera,†tegasnya. (ctg/*)
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1103 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 873 Kali
03
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 696 Kali
04
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 645 Kali
05
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026