Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Lagi, Sampah Menumpuk di Tukad Pekaseh Sesetan

Sesetan

Kamis, 3 Juli 2008, 14:56 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Sampah kembali menumpuk di sungai, tepatnya Tukad atau Sungai Pekaseh Sesetan, Denpasar. Padahal Dinas PU baru sebulan lalu membersihkan sampah di sungai tersebut.

“Baru sebulan lalu saya angkut sampah di sini, sekarang sampah sudah menumpuk lagi,“ ungkap Kasubdin Pengairan Dinas PU Kota Denpasar, Made Sutama.

Untuk membersihkan tumpukan sampah di sungai ini, pihaknya mengaku sudah mengerahkan 24 tenaga, mulai kerja dari jam 8.00 Wita sampai 15.00 Wita.

“Sampah begitu banyak sehingga kami kerja keras hingga sore hari. Jika dihitung, sekitar 4 truk sampah yang sudah terangkut,“ ujar Sutama dengan nada kesal.

Sutama yang masih menjabat Bendesa Adat Renon ini mohon kepada warga yang tinggal di sepanjang bantaran Tukad Pekaseh untuk selalu menjaga lingkungannya dengan tidak membuang sampah sembarangan apalagi ke sungai.

“Hal ini sangat berbahaya, bila musim hujan tentu akan terjadi banjir,” ujarnya.

Dengan bekerja sama dengan Kelurahan, Sutama mengaku sudah sering mensosialisasikan kepada warga untuk menjaga sungai, namun masih saja warga yang kurang peduli.

“Menurut informasi, ada warga setempat yang sengaja membuang sampah menggunakan sepeda motor,“ papar Sutama.

Disamping membersihkan sampah di Tukad Pekaseh, pihaknya juga membersihkan sampah di Sungai dekat makro, Saluran irigasi Subak Buaji jalan Sedap Malam dan Tukad Genjung.

”Merubah perilaku masyarakat perlu waktu, tapi ke depan sangsi tegas bagi yang melanggar perlu dilakukan untuk menimbulkan efek jera,” tegasnya. (ctg/*)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami