Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Pelaku Ngaku Diperas LSM Perempuan dan Anak

Semarapura

Senin, 28 Juli 2008, 16:26 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.

Seorang mantan seorang guru BP di SMP 3 Semarapura, Klungkung, mengaku diperas, terkait kasus pelecehan seksual yang dituduhkan kepadanya. Ia mengaku diperas seorang anggota LSM perlindungan perempuan dan anak.



Mantan guru BP, yang bernama I Nengah Lunga (45), asal Banjar Palak, Desa Tegak, Klungkung, sebelumnya dilaporkan atas kasus pelecehan seksual terhadap 5 siswinya di SMPN 3 Semarapura. Kejadian yang terjadi bulan Mei lalu ini sempat menghangat karena orang tua siswi melaporkan Nengah Lunga ke Polres Klungkung, dan kasusnya sedang dalam proses.

Saat kasus pelecehan itu mencuat, datanglah anggota LSM dari Pusat Pelayanan Terpadu Perempuan dan Anak (P2TPA) atas nama I Nengah Suparmi (50) asal Rendang, Karangasem. I Nengah Suparmi ini mengaku hendak memberikan perlindungan terhadap kelima korban itu. Akan tetapi niatnya itu diikuti dengan itikad tidak baik.



Menurut laporannya ke Polres Klungkung, Lunga menyatakan terlapor pada hari Minggu (11/7), datang ke rumahnya dengan meminta uang sebesar Rp 300.000. Selanjutnya pada hari Kamis (15/7) Nengah Suparmi datang lagi dengan meminta uang sebesar Rp 1,5 juta dan diserahkan langsung oleh Nengah Lunga.



Pemerasan ketiga kalinya lewat handphone, Suparmi meminta uang sebesar Rp 2,5 juta disertai dengan ancaman. Bila tidak memberikan uang tersebut, Lunga akan diunjuk rasa terkait kasus pelecehan seksual yang dituduhkan kepadanya.

Nengah Lunga dalam laporan di Polres Klungkung mengaku mengalami kerugian sebesar Rp 5,3 juta. (igs)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami