Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 5 Juli 2026
Warga Banjar Bucu Tidak Mendapat Kuburan
Semarapura
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Kasus penolakan penguburan mayat tidak saja terjadi di Kabupaten Gianyar. Di Kabupaten Klungkung juga terjadi hal yang serupa yakni di Banjar Bucu, Desa Adat Besang Kangin.
Salah saorang warga, bernama Ni Wayan Tika (58) meninggal seminggu lalu. Rencananya akan dikuburkan di Setra Adat Desa Besang Kangin. Akan tetapi penguburan ini ditolak serta merta oleh warga Desa Adat Desa Besang Kangin dengan alasan warga banjar Bucu, Semarapura Tengah, Besang Kangin tidak termasuk dalam adat dan suka duka di adat Besang Kangin.
Rencana penguburan pukul 15.00 itu digagalkan dengan cara menggembok pintu pagar kuburan dan dijaga beberapa warga Adat Besang. Pihak keluarga banjar Bucu berusaha melakukan negosiasi dan meminta perlindungan kepada aparat kepilisian.
Warga Desa Adat Besang dan warga Banjar Bucu sama-sama berjaga-jaga dan diawasi ketat pihak kepolisian. Gagal bernegosiasi, akhirnya disepakati penguburan tersebut di tempat penguburan umum Tegal Linggah, Semarapura Tengah. Penguburan tersebut berjalan lancar dengan pengawasan dari pihak kepolisian.
Kasus seperti ini sebenarnya sudah pernah terjadi tahun lalu. Seorang warga yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan, warga Banjar Bucu tidak pernah ikut suka-duka dan tidak pernah bergotong royong. "Perbaikan pagar dan fasilitas kuburan mereka (banjar Bucu) tidak mau urunan dan menolong," ujarnya. (igs)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3454 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1117 Kali
Peserta JKN Tembus 282,7 Juta, BPJS Kesehatan Catat Kinerja Positif
Dibaca: 521 Kali
CBR Tabrak Truk di Sibetan, Pemotor Tewas di Tempat
Dibaca: 486 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun