Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 20 Agustus 2026
Enam Copet Perempuan Beraksi di 11 TKP
Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Enam perempuan setengah baya, nekad mencopet di 11 TKP di sejumlah kawasan pasar tradisional di Bangli dan Denpasar. Dasar lagi apes, mereka ditangkap tim buser Direktorat Reskrim Polda Bali.
Enam tersangka yang kini meringkuk di tahanan masing-masing : Inaq Supardi alias Imah (49), Inaq Endang alias Rakmah (38), Mulyati alias Mun (40), Mahnun alias Nun (35), Yunah alias Munah (35) dan Yuni alias Sitah (60). Keenamnya berasal dari Lombok Timur.
Barang bukti yang berhasil disita berupa 9 HP Nokia, uang tunai Rp 4,843 juta, uang Dollar Amerika $300, 12 dompet, 8 tas, 2 casing HP, 2 batery, dan dua silet.
Kasat 1 Direktorat Reskrim Polda Bali, AKBP Ahmad Nur Wahid mengatakan, aksi copet yang dilakukan keenam tersangka sudah sangat meresahkan kalangan masyarakat di pasar.
“Masyarakat resah akan aksi copet yang terjadi di Pasar-pasar tradisional di Bangli dan Denpasar. Seperti pasar Susut, Kintamani dan pasar Badung,â€urainya.
Aksi copet enam perempuan setengah baya ini terungkap, tatkala, aparat kepolisian menerima informasi masyarakat tertangal 29 Agustus yang lalu.
Laporan masyarakat secepatnya ditindak-lanjuti aparat kepolisian dengan mengerebek kost-kost dua pelaku di Desa Semabaung Blahbatu Gianyar.
Awal pengerebekan, dua pelaku yakni Inaq Supardi dan Inaq Endang berhasil diciduk di kamar kost.
Menyusul kemudian empat tersangka lainnya yakni Mulyati, Mahnun, Yunah dan Yuni diringkus di pasar Kayuamba Susut Bangli.
Dalam pengakuan para tersangka, mereka tidak serempak beraksi. Namun saling berpasangan. Apabila ada korbannya yang sedang berbelanja, mereka pura-pura memepet.
Ada yang pura-pura mengajak korbannya mengobrol, sedangkan pelaku lain berada dibelakang sambil menyobek tas atau barang bawaan korban, dengan silet yang sudah dipersiapkan.
“Begitu disobek, isi dalam tas diambil. Mereka merupakan jaringan copet asal Lombok Timur,†tegasnya. (Spy)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4587 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2394 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2052 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1649 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1090 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun