Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 13 Mei 2026
Pemilu 2009 di Buleleng Didominasi Suara Perempuan
Singaraja
BERITABALI.COM, BULELENG.
Pemilih Pemilu 2009 di Kabupaten Buleleng telah ditetapkan melalui Rapat Pleno Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Buleleng. Jumlah pemilih dalam pemilu 2009 didominasi suara perempuan.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Buleleng, Jumat (10/10) menetapkan jumlah pemilih di Kabupaten Buleleng melalui Rapat Pleno yang menghadirkan seluruh anggota KPU Buleleng.
Usai ditetapkan di rapat pleno, selanjutnya pemilih dimasukan ke dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang tersebar di 1.116 Tempat Pemunggutan Suara (TPS).
“Berdasarkan data pada setiap kecamatan di Buleleng, jumlah pemilih yang ditetapkan sebanyak 480.295. Dalam Pemilu 2009 di Buleleng didominasi suara perempuan dengan jumlah 241.302 yang mempunyai selisih suara 2.309 dengan suara laki-laki
dengan jumlah 238.993,†ungkap Ketua KPU Buleleng, Wayan Rideng.
Dengan penetapan jumlah pemilih ini tidak akan ada tambahan pemilih dalam Pemilu 2009 mendatang, walaupun ada sejumlah pemilih yang masih tercecer.
†Ini sudah kita lakukan sosialisasi dalam daftar pemiilih sementara, sehingga setelah menjadi daftar pemilih tetap
tidak ada tambahan pemilih lagi ini sudah final,†ujar Rideng.
Berdasarkan angka jumlah pemilih pada KPU Buleleng, dari 480.295 pemilih di Buleleng, Kecamatan Buleleng mencatat pemilih terbanyak yang mencapai angka 86.297 dengan
116 TPS yang tersebar di Desa dan Kelurahan termasuk dua TPS Khusus untuk Rumah Sakit, Rumah Tahanan dan Lembaga Pemasyarakatan. (sas)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1177 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 917 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 749 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 685 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik