Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Seluruh RS Terapkan Manajemen Informasi Kesehatan

Kuta

Selasa, 21 Oktober 2008, 14:24 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Semua Rumah Sakit (RS) ditargetkan harus sudah mampu menerapkan manajemen informasi kesehatan pada 2015 mendatang. Konsep ini sekaligus merupakan langkah radikal perubahan dari konsep rekam yang bernama rekam medis.

Menurut Direktur Regional IFHRO of SEAR, Gemala Hatta, ke depan kalangan rumah sakit harus betul-betul menggunakan datanya sebaik mungkin untuk perencanaan pengambilan kebijakan.



"Jadi ada perubahan radikal, dari konsep lama bernama rekam medis berubah ke konsep baru menjadi manajemen informasi kesehatan," ujar Gemala Hatta pada acara 1st International Federation of Health Records Organization (IFHRO) of South East Asia Region (SEAR) Conference di Kuta, Selasa (21/10).



Kondisi rumah-rumah sakit di Jakarta, kata Gemala, saat ini yang sudah menerapkan sistem komputerisasi sebatas manajemen keuangan mencapai sekitar 30% dari sekitar 1.200 rumah sakit yang ada di Indonesia. Namun penerapan manajemen rekam medis (menajamen informasi kesehatan) baru sebatas nama, dan belum pada data yang terkait dengan medisnya.

Sedangkan rumah sakit yang sudah mampu menerapkan manajemen informasi kesehatan terutama medisnya saat ini sudah ada sekitar 5% yang didominasi kalangan rumah sakit swasta, karena swasta lebih mampu dalam membeli teknologinya. Sedangkan kalau rumah sakit pemerintah baru sebatas administrasinya, seperti nama, alamat dan yang menyangkut besaran biayanya, dan belum tersambung dengan aspek medisnya.



"Kelebihan dengan teknologi informasi kesehatan, pada detik yang sama bisa membuka sekitar 500 file data dari seseorang," ujar Gemala Hatta. Termasuk mampu mengetahui jenis penyakit seseorang yang pernah diderita beberapa tahun silam, dan juga memprediksi kemungkinan akan terkena jenis penyakit apa di kemudian hari.

Karena teknologi ini sangat penting, ke depan diharapkan harga tenologi ini bisa semakin murah sehingga bisa terjangkau oleh semua rumah sakit. (sss)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami