Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 8 Oktober 2026
Tiga Buruh Baku Hantam dan Dikampak
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Tiga orang buruh pada proyek irigasi di Munduk Waru, Lingkungan Sawe Rangsasa, Dauhwaru, Jembrana terlibat baku hantam lantaran tersinggung dengan jawaban temannya sendiri saat besi yang diambil dari toko bangunan kurang 3 batang dari yang diperintahkan oleh majikannya. Akibatnya seorang buruh pingsan setelah menerima pukulan bertubi-tubi dan seorang lagi kepalanya bocor setelah dikampak.
Kapolsek Kota Negara AKP Putu Ngurah Riasa, didampingi Wakapolsek Iptu Bambang Gede Artha, seizin Kapolres Jembrana, Jumat (31/10) mengatakan, perkelahian perkelahian ini dimulai saat habisnya besi untuk proyek tersebut yang kemudian oleh Hendrik, pemborong proyek itu, diperintahkan I Ketut Budiasa (35) buruh asal Munduk Waru, Sawe Rangsasa, untuk mengambil besi toko bagunan.
"Ketika akan berangkat, Budiasa didahului oleh Ketut Tirta 40), Gede Mara (37) dan Putu Juni yang ketiganya juga warga Munduk Waru," kata Riasa. Lanjut Riasa, saat ketiganya tiba dari mengambil besi, Budiasa kaget lantaran besi yang dibawa 3 temannya kurang 3 batang dari jumlah yang disuruh oleh Hendrik. "Setelah dihitung ternyata besi yang dibawa oleh Tirta dan 2 temannya hanya 15 batang, padahal Hendrik menyuruh 18 batang," ujar Riasa.
Lantaran jumlah besi yang dibawa tidak sesuai dengan perintah Hendrik, kata Riasa, Budiasa menanyakan kepada tiga temannya kenapa besinya kurang lagi 3 batang dan dijawab oleh Tirta seenaknya. "Kalau tidak percaya ambil saja sendiri di toko," ujar Riasa menirukan ucapan Budiasa.
Rupanya jawaban inilah yang membuat Budiasa naik darah. "Perang mulut pun terjadi dan diteruskan dengan sejumlah pukulan Budiasa melayang ke wajah Tirta hingga wajah Tirta babak belur dan hidungnya mengucurkan darah lalu pingsan," terang Riasa.
Kata Riasa, melihat Tirta tumbang, Mara yang sejak tadi berada di dekat temannya yang sedang bertikai bermaksud menolong Tirta. "Mara lalu mengambil kapak milik Budiasa dan menghantamkannya ke kepala Budiasa hingga bocor," ungkap Riasa.
Reporter: bbn/eps
Berita Terpopuler
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1479 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1241 Kali
Konsensus Politik Tanpa Musuh Era Prabowo Subianto
Dibaca: 694 Kali
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 582 Kali
Giliran Anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar Terseret Kasus Senpi
Dibaca: 552 Kali
ABOUT BALI
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung