Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 2 Mei 2026
Lagi, Warga Pulukan Nglurug Pemkab Jembrana
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Untuk ketiga kalinya masyarakat Pulukan, Pekutatan mendatangi Pemkab Jembrana untuk mempertanyakan kelanjutan penangangan kasus illegal logging yang dilakukan oleh Perbekel Pulukan, I Wayan Armawa. Kedatangan 10 masyarakat Pulukan ini diterima oleh Kepala Dinas Pertanian, Kehutanan dan Kelautan (Perkutut), I GN Sandjaja, Senin (3/11).
Pada intinya, masyarakat Pulukan ingin mengetahui sudah sejauh mana kasus tersebut diproses, mengingat kasus tersebut sudah berproses 2 bulan sejak kejadian, Minggu (7/9) silam.
"Kami hanya ingin menanyakan sampai di mana kasus tersebut sudah diproses, mengingat sudah hampir 2 bulan lamanya kami tidak mendengar kabar kelanjutan proses tersebut," tanya Tariman, masyarakat Dusun Arca, Pulukan, Pekutatan.
Mendengar pertanyaan Tariman, Sandjaja menjelaskan pada prinsipnya proses hukum terhadap kasus tersebut berjalan terus. "Kasus tersebut berjalan terus dan pimpinan kami (Bupati) juga tetap komit untuk meneruskan kasus tersebut. Saat ini kasus tersebut masih ditangani Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Kehutanan," jelas Sandjaja.
Tariman yang menolak kalau kehadiran dia dan teman temannya dikatakan demo, mengharapkan agar kasus ini ditindaklanjuti karena dirinya tidak ingin kasus ini menjadi preseden buruk dalam penegakan hukum, khususnya dalam bidang kehutanan.
"Kalau kasus ini di-peties-kan, kami takut akan ada kecemburuan sosial di masyarakat yang tentunya akan menjadi preseden buruk bagi penegakan hukum. Saya yakin hal ini akan ditiru oleh masyarakat seandainya kasus ini mandeg," harapnya.
Reporter: bbn/art
Berita Terpopuler
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 269 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 245 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang