Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Tahun Depan Syarat Pelamar Minimal ber-IP 3

Sabtu, 27 Desember 2008, 20:15 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Gubernur Bali Mangku Pastika meminta masyarakat Bali untuk mengurangi hasratnya masuk menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Pasalnya, lowongan yang tersedia sangat terbatas

Jadi, saya berharap masyarakat mengurangi minatnya untuk menjadi PNS, karena jumlah yang diterima jauh sekali dibandingkan jumlah pelamarnya,ujar Pastika Sabtu (27/12) di Renon. Pernyataan Gubernur itu adalah jawaban atas pertanyaan salah seorang guru bahasa Inggris yang mempertanyakan nasib guru honorer yang hingga kini masih banyak belum diangkat jadi PNS.

Pastika pun membeberkan soal amat terbatasnya peluang jadi PNS di Bali, khususnya di Pemprov Bali. Tahun ini saja, dari formasi 170, pelamarnya membludak sampai 1.800 orang.

Maklum, total pegawai di lingkungan Pemprov Bali saat ini dinilai sudah sangat ˜gemuk yakni mencapai 7.000 orang. Ke depan malah jumlah ini akan dikurangi secara pelan-pelan yang digantikan sistem teknologi. Seperti tukang antar surat sudah tidak akan ada lagi.

Dan untuk pertama kalinya, khusus penerimaan CPNS di Pemprov Bali tahun ini dilakukan dua tahapan tes, yakni tes umum, yang dilanjutkan tahap kedua dengan lagi tes kompetensi. Dengan banyaknya pelamar dinilai lebih merepotkan panitia.

Mulai tahun depan, syarat pelamar akan diperketat, yakni ber Indeks Prestasi (IP) minimal 3. Bagi yang ber-IP berkisar 2,6 sebaiknya jadi petani lele saja, ujar Gubernur yang disambut gerr peserta open house di wantilan DPRD Bali. Sebagai kompenasi, Gubernur akan berusaha menciptakan iklim peluang kerja yang lebih menjanjikan, sehingga masyarakat tidak hanya mengejar jadi PNS.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/sss



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami