Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 30 September 2026
Pelaku Pencabulan Dikenai Sangsi Adat
BERITABALI.COM, TABANAN.
Kedua pelaku pemerkosaan yakni Ngh Sum (60) dan Wyn Sut (32) dikenai sangsi adat. Keduanya telah dinyatakan melakukan ‘leteh’ (mengotori desa) di Banjar Meliling Kawan, Desa Meliling, Kecamatan Kerambitan, Tabanan.
Hal ini dikemukakan oleh Kelihan adat setempat Wayan Wirya, Rabu (7/1). Dikatakannya, berdasarkan awaig-awig, pelaku dikenakan sanksi adapt untuk menggelar pecaruan. "Sanksi bisa berupa menggelar pecaruan di tingkat desa," ujar Wirya. Ditambahkan, kedua pelaku tidak menunjukkan gelagat aneh, dan rajin ngayah di banjar. Apalagi kakeknya aktif dan berkedudukan sebagai juru arah di sekaa gong banjar Meliling Kawan. Sementara itu Kapolsek Kerambitan AKP.
Ketut Suparta, SH seijin Kapolres Tabanan kemarin menduga perbuatan itu dilakukan atas kebutuhan biologis. Terlebih sang kakek, Nengah Sum (60) tidak ada pasangan hidup. Kakek Sum telah menikah sebanyak empat kali. Sementara, ayah kandung korban juga ditinggal istri pulang ke Singaraja.
Tempat yang sepi, jauh dari keramaian dan tetangga diduga menjadi peluang besar kakek dan ayah kandung ini melancurkan jurusnya. "Rumusnya kan ada niat dan kesempatan, semuanya bisa
terjadi," jelasnya. (nod)
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8585 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5932 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3733 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2558 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar