Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 1 Mei 2026
Ratusan Hektar Sawah Terancam Kering
Bungkulan
BERITABALI.COM, BULELENG.
Ratusan hektar sawah di Kecamatan Sawan dan Kubutambahan Buleleng terancam mengalami kekeringan total. Terowongan yang selama ini berfungsi sebagai saluran air tertimbun tanah longsor, sehingga airnya tak bisa mengalir ke daerah persawahan.
Peristiwa longsornya tanah hingga menimbun terowongan Jumat (30/1) tersebut membuat resah tujuh subak yang berada di Kecamatan Sawan dan Kubutambahan Buleleng lantaran terancam gagal panen akibat kekurangan air.
“Memang awalnya kita tidak mengetahui, namun bersama para kelian subak kita melakukan pengecekan dan dengan menyusuri saluran air hingga ke hulu, di wilayah Banjar Sema ditemukan tebing longsor hingga menutupi saluran air,” ungkap Kelian Subak Tambahan Made Budiada dan Kelian Subak Babakan Nyoman Arsana.
Para Kelian Subak yang merasa terancam dengan kondisi tersebut akhinya meminta bantuan dan mengadu ke Camat Kubutambahan, Made Suyasa.
” Permasalahan ini sudah kami sampaikan ke pak camat, semoga nantinya mendapat perhatian,” ujar Budiada.
Sementara, Camat Kubutambahan Made Suyasa yang langsung turun ke lokasi tanah longsor menyatakan prihatin dengan nasib para petani yang sawahnya kering tersebut, hingga meminta kepada dinas terkait di Pemkab Buleleng maupun di Propinsi Bali untuk segera memmperbaiki saluran tersebut.
“Setidaknya dalam waktu sepuluh hari saluran air itu sudah lancar. Jika tidak, maka padi petani mati dan kerugian bisa mencapai Rp 6 miliar,” ujarnya.
Berdasarkan pengamatan di lokasi peristiwa, longsoran yang menimbun terowongan di Dusun Sema Desa Bungkulan Kecamatan Sawan telah ditangani instansi terkait, namun memerlukan waktu dua minggu untuk mengali dan membuka saluran air untuk dialirkan kembali. (sas)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang