Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 20 September 2026
Virus Flu Burung Meluas
Banyubiru
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
http://beritabali.com/tag/flu-burungSerangan virus flu burung alias avian influenza (AI) semakin meluas. Setelah kemarin, virus tersebut membunuh 52 ekor unggas milik 5 KK di Dusun Banyubiru, Banyubiru, Negara kali ini serangan virus mulai meluas dan membunuh puluhan ekor unggas milik 3 KK di dusun yang sama.
Pantauan di lokasi kejadian, Jumat (20/2) setelah melakukan pemusnahan unggas-unggas milik Sutarmen, petugas penanganan flu burung kecamatan Negara dan kader penanganan flu burung Desa Banyubiru yang dipimpin oleh Camat Negara, Ni Wayan Koriani, menerima laporan kalau banyak unggas mati di rumah I Ketut Darmawan, yang lokasinya berseberangan jalan dengan rumah Sutarmen.
Tim langsung bergerak ke rumah Darmawan dan menemukan 2 bangkai ayam. Setelah dilakukan rapid test pada bangkai ayam tersebut ternyata hasilnya positif AI. Petugas langsung menembakinya unggas-unggas sisanya dengan senapan angin. Hasilnya, 11 ekor ayam dan 4 ekor mentok milik Darmawan berhasil dimusnahkan. Seluruh unggas tersebut dimasukkan dalam sebuah lubang dan selanjutnya dibakar. Menurut penuturan Darmawan, sejak kemarin ayam-ayamnya mulai mati tanpa sebab yang jelas.
"Sejak kemarin satu persatu ayam-ayam saya mati. Saya tidak tahu apa sebabnya," katanya. Darmawan mengaku ikhlas unggas-unggasnya dimusnahkan demi kesehatan dirinya dan keluarganya. "Saya ikhlas, ayam-ayam saya dimusnahkan demi kesehatan saya dan seluruh keluarga saya," ucapnya pasrah.
Belum padam api untuk membakar unggas-unggas milik Darmawan, tim kembali menerima laporan kalau unggas-unggas milik Nyoman Westrem yang rumahnya berjarak 2 rumah di timur rumah Darmawan banyak yang mati. "Sejak empat hari yang lalu, ayam-ayam saya banyak yang mati. Mungkin lebih dari dua puluh ekor. Bangkainya sudah saya tanam," terang Westrem.
Mendengar ucapan Westrem tersebut, tim langsung beraksi dengan menembaki unggas-unggas yang berkeliaran di halaman rumah Westrem. Petugas sedikit kesulitan memburu unggas-unggas tersebut lantaran unggas-unggas itu lari berhamburan menuju belakang rumah Westrem yang langsung terhubung dengan tegalan yang cukup rimbun.
Kendati demikian, petugas berhasil memburu seekor ayam dan 2 ekor mentok untuk dimusnahkan. Terhadap unggas-unggas yang belum berhasil dimusnahkan, Westrem berjanji akan meneruskan perburuan tersebut saat petang tiba nanti. "Saya akan teruskan pemburuan saat petang nanti. Saya pikir, saat itu unggas-unggas akan kembali ke sarangnya. Nanti saya minta bantuan kader penanganan flu burung di desa," tandasnya.
Koriani ketika dikonfirmasi di sela-sela pemusnahan unggas di Desa Banyubiru, Jumat (20/2) menghimbau masyarakat untuk sementara waktu tidak mendatangkan unggas dari luar dulu. "Saya juga minta kepada masyarakat yang unggasnya dimusnahkan agar legowo.
Bagi masyarakat yang unggas-unggasnya mati mendadak segera laporkan kepada petugas atau langsung kepada saya," katanya. Sedangkan untuk mencegah meluasnya virus AI tersebut, pihaknya nanti malam akan melakukan sosialisasi dengan instansi terkait lainnya. (dey)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8056 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5659 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3544 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2394 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan