Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Garong Jaring Nelayan Marak Di Pengambengan

Minggu, 24 Mei 2009, 17:08 WITA Follow
Beritabali.com

images.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Sejak seminggu belakangan ini para nelayan di Pantai Pengambengan, Negara merasa was-was memasang jaringnya di tengah laut. Pasalnya, 4 buah jaring milik nelayan Pengambengan raib dari tempatnya.

Beberapa nelayan utamanya dari anggota kelompok nelayan Tanjung Bahari, Pengambengan, Minggu (24/5) mengatakan mereka terbiasa menaruh jaring mereka di tengah laut, namun kini mereka harus hati-hati sejak 4 buah jaring hilang digondol garong.

Menurut Samsul (45), salah seorang anggota kelompok nelayan tersebut mengungkapkan dirinya kehilangan 2 buah jaring lengkap dengan timahnya sehingga Samsul mengaku mengalami kerugian sebesar Rp. 500 ribu.

“Padahal saya membeli jaring tersebut dengan meminjam modal di pokmas (kelompok masyarakat,red) dan pengembaliannya harus dicicil. Belum habis nyicilnya, jaringnya sudah hilang,” keluh warga Dusun Ketapang Lampu, Pengambengan, Negara.

Hal senada juga diungkapkan Suripto. Warga Pengambengan ini mengaku kehilangan jaringnya pada Jumat (22/5) pagi lalu. “Saat saya cek ke pantai ternyata jaring dan kelengkapannya hilang,” kata Suripto.

Atas kejadian ini, para nelayan mengharapkan sikap serius dari pihak kepolisian karena kejadian ini sangat merugikan para nelayan. “Kalau tidak ada jaring, bagaimana kami bisa melaut untuk menghidupi keluarga kami,” imbuh Sucipto.

Kapolres Jembrana AKBP Ketut Suardana ketika dikonfirmasi, Minggu (24/5) mengatakan pihaknya akan segera mengkoordinasikan hal ini ke Polair. “Saya juga memerintahkan anggota untuk memberikan perhatian khusus terhadap kasus ini,” kata Suardana. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/dey



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami