Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 20 September 2026
Habis Nyontreng, Diperciki Tirta
Tuwed
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Kebiasaan baik yang dilakukan oleh warga Banjar Puseh, Tuwed, Melaya layak ditiru oleh seluruh khalayak di negeri ini. Pasalnya, seluruh warga banjar tersebut, utamanya yang umat Hindu, diwajibkan menerima percikan tirta dari seorang pemangku (pendeta) yang telah menunggu di pintu keluar Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Pemandangan berbeda ini terpotret di TPS 2 yang berlokasi di Balai Banjar Puseh, Tuwed, Melaya, Rabu (8/7) saat gelaran pemilihan presiden dan wakil presiden (Pilpres) dilaksanakan. Kedatangan para pemilih mulai mengalir sejak TPS tersebut dibuka pukul 08.00 setelah sebelumnya dilakukan prosesi penyumpahan anggota Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) oleh Ketua KPPS.
Setelah semua proses pendahuluan selesai, para pemilih mulai dipanggil satu persatu untuk menyalurkan hak politiknya. Usai memberikan suaranya, pemilih langsung menuju pintu keluar setelah sebelumnya mencelupkan jarinya ke dalam cairan tinta sebagai pertanda sudah menyalurkan suaranya.
Setibanya di pintu keluar, pemilih langsung menuju ke seorang pemangku yang telah berdiri menunggunya sambil memegang sangku (tempat tirta,red). Kemudian pemangku tersebut memercikkan tirta yang dipegangnya kepada pemilih yang telah menyalurkan hak pilihnya itu.
Nengah Suartana, salah seorang anggota KPPS di TPS tersebut mengungkapkan kebiasaan diperciki tirta sehabis menyalurkan hak pilih ini sudah ada sejak lama dan berlaku tidak hanya untuk gelaran Pilpres saja.
“Kebiasaan seperti itu rutin dilakukan setiap ada pemilihan baik Pilkadus (Pemilihan Kepala Dusun) sampai Pilpres kebiasaan ini sudah ada,” terangnya.
Menurut Suartana, kebiasaan yang dilakukan oleh dua banjar dari empat banjar yang ada di Desa Tuwed, yakni Banjar Taman dan Banjar Puseh ini dimaksudkan untuk memohon agar setiap gelaran pemilihan dapat berlangsung aman, tertib dan lancar. “Juga dimaksudkan untuk mohon keselamatan,” imbuhnya. (dey)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 7998 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5645 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3544 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2391 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan