Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 29 Oktober 2026
Hanya 30 Persen Hidung Belang Sadar Pakai Kondom
Nusa Dua
Senin, 10 Agustus 2009,
20:34 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BADUNG.
Hasil studi Komisi Penanggulangan AIDS Nasional (KPAN) menyebutkan, dari sekian banyak pelanggan pekerja seks komersial (PSK), hanya 30 persen pelanggan yang sadar dan rutin menggunakan kondom. Kondisi ini dipastikan sebagai salah satu penyebab tingginya kasus penularan HIV/AIDS melalui hubungan seksual.
Deputi Sekretaris KPAN Bidang program Fonny J Silfanus pada keteranganya di Nusa Dua (10/8) menyatakan, tingkat kesadaran penggunaan kondom pada kelompok beresiko ini dapat dikategorikan cukup rendah. Kondisi ini dikhawatirkan terjadi akibat rendahnya pengetahuan pelanggan pekerja seks terhadap penularan HIV/AIDS.
Menurut Fonny, fakta lain yang cukup mengecewakan adalah rendahnya penggunaan kondom karena keterbatasan ketersediaan kondom.
-u Pingin pakai tetapi kondomnya tidak tersedia, ternyata dari hasil studi hanya 45% yang tersedia di tempat entertainment seperti itu,- jelas Fonny J Silfanus.
Fonny J Silfanus menambahkan, mulai September mendatang KPAN akan kembali mendistribusikan kondom guna mengatasi keterbatasan kondom di Indonesia.
Kondom tersebut akan disalurkan melalui klinik dan warung-warung. Namun program tersebut hanya terbatas untuk 12 propinsi, seperti Sumatera Utara, Sumatra Selatan, Riau, Papua dan Bali. (mlt)
Deputi Sekretaris KPAN Bidang program Fonny J Silfanus pada keteranganya di Nusa Dua (10/8) menyatakan, tingkat kesadaran penggunaan kondom pada kelompok beresiko ini dapat dikategorikan cukup rendah. Kondisi ini dikhawatirkan terjadi akibat rendahnya pengetahuan pelanggan pekerja seks terhadap penularan HIV/AIDS.
Menurut Fonny, fakta lain yang cukup mengecewakan adalah rendahnya penggunaan kondom karena keterbatasan ketersediaan kondom.
-u Pingin pakai tetapi kondomnya tidak tersedia, ternyata dari hasil studi hanya 45% yang tersedia di tempat entertainment seperti itu,- jelas Fonny J Silfanus.
Fonny J Silfanus menambahkan, mulai September mendatang KPAN akan kembali mendistribusikan kondom guna mengatasi keterbatasan kondom di Indonesia.
Kondom tersebut akan disalurkan melalui klinik dan warung-warung. Namun program tersebut hanya terbatas untuk 12 propinsi, seperti Sumatera Utara, Sumatra Selatan, Riau, Papua dan Bali. (mlt)
Berita Badung Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5972 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4664 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2650 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2306 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2233 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026