Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 28 Oktober 2026
Antisipasi Teroris, Manager Hotel Dikumpulkan
Denpasar
Selasa, 11 Agustus 2009,
17:25 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Memerangi teroris tidak hanya mengandalkan senjata api semata. Tapi harus ada pendekatan persuasif terhadap kalangan pelaku pariwisata. Seperti yang dilakukan Kapolda Bali Irjen Pol Sutisna dan para pejabat tinggi Polda Bali, Selasa (11/8). Kapolda pun mengumpulkan para Manager Hotel dan Manager Security untuk mengantisifasi gerakan teroris masuk kedalam Hotel.
Agenda pertemuan yang berlangsung di Hotel Sun ST Ragiz Nusa Dua, dihadiri langsung oleh Kapolda Bali berserta para pejabat utama. Seperti Karo Ops, Dir Pariwisata dan Ka Desus 88, Karo Binamitra, Kapoltabes. Para Manager Hotel dan Security yang dikumpulkan tergabung dalam Bali Hotel Asosiation (BHA).
Kegiatan rutin bulanan ini dilakukan, untuk memberikan arahan, perkembangan terkini, dan langkah apa yang harus dilakukan terkait situasi teror dan bom yang melanda Jakarta, baru baru ini.
Dalam arahannya, Kapolda menyampaikan, mengelola keamanan adalah masalah bersama. Dari data yang diterima aparat kepolisian, tingkat kunjungan wisata di Bali, meningkat drastic, ditengah krisis ekonomi dan aksi peledakan bom di Jakarta.
Untuk Bali sendiri, sebagai daerah pariwisata dunia, masih sangat potensial dijadikan target teroris. Maka dari itu, keamanan Bali harus tetap terjaga.
-uPolda Bali akan berupaya memberikan pengamanan dan akan selalu berkoordinasi dengan semua pihak,- tegas Kapolda, Selasa (11/8).
Pada kesempatan yang sama, Ka Densus 88 Polda Bali Kombes Dewa Putu Anom juga memberikan pengetahuan, sehubungan kasus peledakan di Jakarta. Dikatakannya, kasus di Jakarta mengidentifikasikan bahwa, aksi kelompok teroris masih ada dan akan terus melaksanakan teror di segala tempat.
Sasarannya termasuk, barang, pejabat Negara dan fasilitas Negara dan kegiatan-kegiatan International. Salah satunya, kegiatan konfrensi AIDS di Westin Nusa Dua.
Kombes Anom mengingatkan, bahwa di Bali, system peralatan piranti lunak dan pengamanan lainnya, sudah banyak yang canggih di hotel -" hotel. Seperti CCTV dan Secdoor. Namun diharapkannya, CCTV jangan hanya dijadikan pajangan tapi harus di cek, karena dari CCTV bisa memantau gerakan para teroris.
-uJangan hanya CCTV ada, tapi tidak berfungsi. Patut diwaspadai, bagaimana SDM yang mengawaki CCTV, harus betul-betul melakukan tugasnya dengan benar,- pintanya.
Hal ini dikatakannya, sekarang ini, teroris sudah pintar mencari celah sasaran aksi teror. Yakni, mencari orang dalam dan kemudian merekrutnya. Sehingga, diharapkan, agar focus pemeriksaan bukan hanya di front office saja, tapi dipintu lainnya, seperti pintu masuk karyawan.
Sementara itu, Karo Ops Kombes Pol Hary Prasetya mengatakan, akan dibangun system komunikasi antara satpan hotel dan pihak kepolisian. Sehingga bisa dilakukan komunikasi dan informasi keamanan diseputaran lokasi hotel.
Nantinya, alat Repieter akan dipasang di Poltabes dan Polsek Kuta dan Kuta Selatan. Rencananya jajaran Polda dan Poltabes akan memberikan arahan kepada satpam dan karyawan berkaitan dengan teroris sehingga mempunyai pemahaman yang sama. (Spy)
Agenda pertemuan yang berlangsung di Hotel Sun ST Ragiz Nusa Dua, dihadiri langsung oleh Kapolda Bali berserta para pejabat utama. Seperti Karo Ops, Dir Pariwisata dan Ka Desus 88, Karo Binamitra, Kapoltabes. Para Manager Hotel dan Security yang dikumpulkan tergabung dalam Bali Hotel Asosiation (BHA).
Kegiatan rutin bulanan ini dilakukan, untuk memberikan arahan, perkembangan terkini, dan langkah apa yang harus dilakukan terkait situasi teror dan bom yang melanda Jakarta, baru baru ini.
Dalam arahannya, Kapolda menyampaikan, mengelola keamanan adalah masalah bersama. Dari data yang diterima aparat kepolisian, tingkat kunjungan wisata di Bali, meningkat drastic, ditengah krisis ekonomi dan aksi peledakan bom di Jakarta.
Untuk Bali sendiri, sebagai daerah pariwisata dunia, masih sangat potensial dijadikan target teroris. Maka dari itu, keamanan Bali harus tetap terjaga.
-uPolda Bali akan berupaya memberikan pengamanan dan akan selalu berkoordinasi dengan semua pihak,- tegas Kapolda, Selasa (11/8).
Pada kesempatan yang sama, Ka Densus 88 Polda Bali Kombes Dewa Putu Anom juga memberikan pengetahuan, sehubungan kasus peledakan di Jakarta. Dikatakannya, kasus di Jakarta mengidentifikasikan bahwa, aksi kelompok teroris masih ada dan akan terus melaksanakan teror di segala tempat.
Sasarannya termasuk, barang, pejabat Negara dan fasilitas Negara dan kegiatan-kegiatan International. Salah satunya, kegiatan konfrensi AIDS di Westin Nusa Dua.
Kombes Anom mengingatkan, bahwa di Bali, system peralatan piranti lunak dan pengamanan lainnya, sudah banyak yang canggih di hotel -" hotel. Seperti CCTV dan Secdoor. Namun diharapkannya, CCTV jangan hanya dijadikan pajangan tapi harus di cek, karena dari CCTV bisa memantau gerakan para teroris.
-uJangan hanya CCTV ada, tapi tidak berfungsi. Patut diwaspadai, bagaimana SDM yang mengawaki CCTV, harus betul-betul melakukan tugasnya dengan benar,- pintanya.
Hal ini dikatakannya, sekarang ini, teroris sudah pintar mencari celah sasaran aksi teror. Yakni, mencari orang dalam dan kemudian merekrutnya. Sehingga, diharapkan, agar focus pemeriksaan bukan hanya di front office saja, tapi dipintu lainnya, seperti pintu masuk karyawan.
Sementara itu, Karo Ops Kombes Pol Hary Prasetya mengatakan, akan dibangun system komunikasi antara satpan hotel dan pihak kepolisian. Sehingga bisa dilakukan komunikasi dan informasi keamanan diseputaran lokasi hotel.
Nantinya, alat Repieter akan dipasang di Poltabes dan Polsek Kuta dan Kuta Selatan. Rencananya jajaran Polda dan Poltabes akan memberikan arahan kepada satpam dan karyawan berkaitan dengan teroris sehingga mempunyai pemahaman yang sama. (Spy)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5934 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2618 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2274 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026