Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 12 Mei 2026
Penyelundupan Unggas Ganti Strategi
Beritabali.com, Gilimanuk
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Moment hari raya Galungan rupanya diincar oleh oknum penyelundup unggas via Pelabuhan Gilimanuk. Pasalnya, saat hari raya umat Hindu itu, kebutuhan unggas meningkat drastis sehingga terjadi lonjakan harga unggas. Untuk memuluskan aksinya menangguk laba yang lebih besar, penyelundup unggas tersebut mengubah strateginya.
Dari informasi yang dihimpun, setelah seringnya terbongkar aksi penyelundupan unggas dengan menumpangkannya pada kendaraan barang atau disembunyikan dalam bagasi bus, penyelundup unggas memilih merubah strateginya.
Penyeludupan unggas tidak dilakukan secara sekaligus namun dipisah-pisah dengan ditempatkan dalam kaping yang berisi 20-25 ekor unggas agar tidak kentara.
Setelah keluar dari kapal, pelaku penyelundupan, menyewa oknum ojek untuk membawa unggas itu keluar pelabuhan untuk mengangkut kaping-kaping unggas tersebut satu persatu.
Lalu, kaping-kaping berisi unggas tersebut dikumpulkan di lokasi yang aman kemudian setelah semuanya terkumpul, barulah diangkut mobil untuk dibawa ke tempat tujuanya.
Penanggung jawab KPT Wilker Gilimanuk, Drh. I Ketut Sonen, seizin Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas I Denpasar, I Ketut Diarmita ketika dikonfirmasi Rabu (7/10) mengatakan untuk mengantisipasi penyelundupan unggas tersebut, pihaknya tetap akan melibatkan instansi terkait, utamanya KP3 Laut Gilimanuk dengan meningkatkan pengawasan terhadap semua kendaraan yang masuk Bali.
Informasi yang menyatakan kalau unggas selundupan diloloskan oleh oknum tukang ojek, kita akan tindaklajuti dengan pengawasan yang lebih intensif. Jika informasi itu benar adanya, kita akan proses, tandasnya.
Selain itu, Sonen juga meminta bantuan masyarakat untuk mengamankan Bali dari wabah flu burung dengan memberikan informasi jika melihat ada penyelundupan unggas melalui Pelabuhan Gilimanuk.
Terkait melonjaknya kebutuhan unggas saat Galungan, Sonen tetap menegaskan lantaran unggas tersebut termasuk hewan dilarang masuk Bali sesuai Pergub nomor 44 tahun 2005, UU Nomor 16 Tahun 1992 dan PP Nomor 82 Tahun 2000, maka pihaknya tidak akan memberikan toleransi. (dey)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1156 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 904 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 732 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 672 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik