Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Perampok Bercadar Todong Bos Gypsum

Senin, 26 Oktober 2009, 20:29 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Aksi perampokan kembali terjadi di Kota Denpasar. Belum tuntas kasus perampokan di Bank BRI Dalung, kini giliran bos gypsum, Sakroni (32), yang tinggal di Perumahan Bakbakan Sari No 27 Denpasar Jalan Belitung Denpasar Selatan (Densel), dirampok 2 pelaku bercadar dan bersenjata celurit.


Saksi mata di lokasi menerangkan, aksi perampokan ini berlangsung pada Minggu (25/10) sekitar pukul 03.00 Wita.
Mereka masuk dengan cara mencongkel kaca nako di depan rumah, dan langsung masuk ke kamar tidur korban.

Saat kejadian, pasangan suami istri itu sedang tertidur lelap di dalam kamar, yang juga digunakan untuk industri pembuatan gypsum.

Dua pelaku bercadar dan menggunakan celurit menodong saya. Katanya dia bersama enam orang, empat di luar. Tapi yang saya tahu dua orang saja yang masuk ke rumah,” ujar korban yang ditemui di rumahnya pada Senin (26/10).

Dua perampok yang berada di dalam kamar, langsung menodong Sakroni dengan celurit.


Korban yang asal Lombok itu tak berdaya dan memilih diam. Pasalnya, di dalam kamar itu, ada istri (Lia Asmuni) dan anaknya, Adelia yang berusia 4 tahun.

Di bawah ancaman celurit, korban terpaksa menuruti kemauan pelaku. Apalagi pelaku mengancam akan membunuh istri korban, jika Sakroni berteriak.



Istri saya juga diancam, dia bilang kalau saya melawan atau berteriak akan membunuh istri saya,imbuhnya.

Setelah memperdaya pasangan suami istri itu, dua perampok menjarah seluruh harta benda milik korban, yang ada di dalam kamar.


Diantaranya 4 unit HP, perhiasan emas, 3 STNK, 3 buah jam tangan.

Kerugian saya Rp 20 juta lebih, ujar Sakroni.

Sakroni mengatakan, dua pelaku identik dengan logat Jawa dan wajahnya masih keliatan muda muda.

Sakroni menduga, perampok yang masuk ke rumahnya berusia 20 sampai 30 tahun. Selain itu, pelaku mengenakan cadar warna hitam dan berkaos oblong warna putih dan hitam serta bercelana pendek.


Setelah sukses mengambil barang-barang, mereka keluar dan membawa senter korban. Korban mengaku berniat akan mengejar namun terpaksa dibatalkan karena kondisi gelap.

Pelaku kabur dengan menggunakan motor jenis Yamaha RX King, ujar boss Gypsum yang sudah punya 12 karyawan itu.
Kapolsek Densel AKP Gde Ganefo yang dikonfirmasi terkait kasus perampokan ini mengatakan, pihaknya masih mendalami penyelidikan. Pihaknya juga sudah mengantongi identitas pelaku.

Masih kita kejar, identitasnya sudah diketahui. Tinggal menangkap saja, ujarnya. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/bgl



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami