Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




DPRD Bali: Kita Akan Pertanyakan Itu

Rabu, 6 Januari 2010, 19:59 WITA Follow
Beritabali.com

images.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

DPRD Bali mempertanyakan kembali terjadinya kasus penjualan vaksin anti rabies (VAR) oleh Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah Denpasar kepada salah satu korban gigitan anjing asal Tabanan.

DPRD Bali menilai kasus penjualan VAR sebenarnya tidak perlu terulang kembali jika pemerintah daerah Bali benar-benar mengaplikasikan pengobatan gratis pada pasien gigitan anjing.

Sekretaris Panitia Khusus Rabies DPRD Bali Wayan Rawan Atmaja menegaskan seharusnya tidak ada istilah penjualan VAR karena pemberian VAR telah digratiskan mengingat Bali telah ditetapkan sebagai daerah penularan rabies.

Rawan Atmaja berharap pemberlakuan pengobatan gratis bagi pengobatan rabies diberlakukan diseluruh layanan kesehatan di Bali, termasuk di RSUP Sanglah Denpasar.

“Kita dari anggota dewan akan keras, kita akan pertanyakan itu. Begitu juga pemerintah jangan hanya bersikap menunggu, sebab ketika orang digigit anjing yang positif rabies dalam 3 hari saja sudah game,” kata Wayan Rawan Atmaja.

Sekretaris Panitia Khusus Rabies DPRD Bali Wayan Rawan Atmaja juga meyayangkan pernyataan Kepala Dinas Kesehatan provinsi Bali dr. Nyoman Sutedja yang menyatakan penjualan vaksin di RSUP Sanglah tidak menyalahi prosedur.

Apalagi Dinas Kesehatan beralasan RSUP Sanglah mendapatkan VAR dari rekanan dan bukan dari pasokan pemda, selain itu Dinas Kesehatan Bali juga beralasan RSUP Sanglah merupakan badan layanan umum sehingga setiap pengobatan biayanya harus ditanggung oleh pasien termasuk korban gigitan anjing. (mlt)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/mul



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami