Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Winasa Cawabup, Demokrat Anggap Bola Lambung

Sabtu, 26 Juni 2010, 11:15 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Deklarasi pasangan anak-bapak, Patriana-Winasa, yang akan bertarung dalam Pemilukada Jembrana medatang, mengundang reaksi khususnya dari kalangan politisi. Ketua OKK Partai Demokrat Bali, Made Mudarta menanggapi datar wacana yang coba dilempar oleh Bupati Jembrana, Gede Winasa.“Saya kira itu hanya lemparan bola lambung yang bisa saja tidak seperti itu akhirnya,” ujar pengusaha kelahiran Yeh Embang itu. 

Namun demikian, jika nantinya itu memang benar terjadi, tidak merasa keberatan sama sekali karena itu adalah hak politik pribadi warga negara, dan dalam alam demokrasi suara rakyat yang akan menentukan seseorang menjadi pimpinan di Bumi Mekepung ini.

Sedikit berbeda dengan suara Mudarta, peraih suara terbanyak dalam Pemilu Legislatif tingkat Provinsi dari Partai Demokrat, I Negah Tambah justru wacana itu jika benar terjadi secara politik sah-sah saja namun dari rasa kesantuanan dan etika menyakiti hati rakyat.

“Beliau kan harusnya jadi panutan,” ujar Tamba.Ketua DPD II Partai Golkat Jembrana, Suardana menyatakan bahwa dari sisi aturan merebut posisi di Wakil Bupati oleh Winasa itu sah-sah saja karena tujuan dalam berpolitik adalah untuk menjadi pemenang dan merebut kekuasaan.

“Namun dari etika orang Bali, apalagi itu turun tahta, terkesan mementingkan diri sendiri,” Jelas Bendesa Pengragoan yang banyak mendapat dukungan masyarakat wilayah timur Jembrana dalam Pileg tahun lalu.

Sementara itu terkait dengan paket yang akan diusung, baik Partai Demokrat maupun Partai Golkar menyatakan masih dalam proses awal yaitu membuka komunikasi dengan parpol yang ada di Jembrana.

“Tim sembilan sudah mulai bekerja untuk tahapan akhir yang diajukan ke DPP, paket siapa yang akan diusung semua ada di tangan DPP” Jelas Mudarta sembari menyatakan bahwa Ketua DPC Jembrana, Subanda, telah melakukan komunikasi politik dengan intensif.

Sama dengan Demokrat, Partai Golkar menyatakan tetap membuka komunikasi dengan semua partai, dan dalam menentukan paket nantinya masih menunggu hasil survey dan hasil lobbi dengan partai lain.“Komuniaksi telah berlangsung dengan sangat bak, dalam waktu yang tepat akan ada keputusan. Kan partai lain juga masih belum mengumumkan jagonya,” ujar Suardana, Sabtu (26/6).

Partai terbesar di Jembrana yaitu PDI Perjuangan juga masih belum berani mengeluarkan rekomendasi jagonya. Meski dalam kongres III PDIP di Sanur beberapa bulan lalu bahwa rekomendasi untuk Bupati hanya sampai di DPD.Namun, menurut Ketua DPD PDIP Bali, Anak Agung Ngurah Oka Ratmadi, rekomendasi selain mempertimbangkan situasi politik terakhir di Jembrana juga menunggu petunjuk dari DPP.

 

Hasil Rakercabsus yang menempatkan Kartika Jaya di urutan 1 dan Putu Artha (Wabup Jembrana sekarang) diurutan 2 di posisi Bupati, telah dikirim ke DPP.“Soal siapa yang akan direkomendasi sebagai Cabup-Cawabupitu kewenangan DPP PDIP,” ujarnya. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami