Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 30 September 2026
Winasa Cawabup, Demokrat Anggap Bola Lambung
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Deklarasi pasangan anak-bapak, Patriana-Winasa, yang akan bertarung dalam Pemilukada Jembrana medatang, mengundang reaksi khususnya dari kalangan politisi. Ketua OKK Partai Demokrat Bali, Made Mudarta menanggapi datar wacana yang coba dilempar oleh Bupati Jembrana, Gede Winasa.“Saya kira itu hanya lemparan bola lambung yang bisa saja tidak seperti itu akhirnya,” ujar pengusaha kelahiran Yeh Embang itu.
Namun demikian, jika nantinya itu memang benar terjadi, tidak merasa keberatan sama sekali karena itu adalah hak politik pribadi warga negara, dan dalam alam demokrasi suara rakyat yang akan menentukan seseorang menjadi pimpinan di Bumi Mekepung ini.
Baca juga:
Kronologi Korut-Ukraina Putus Hubungan
Sedikit berbeda dengan suara Mudarta, peraih suara terbanyak dalam Pemilu Legislatif tingkat Provinsi dari Partai Demokrat, I Negah Tambah justru wacana itu jika benar terjadi secara politik sah-sah saja namun dari rasa kesantuanan dan etika menyakiti hati rakyat.
“Beliau kan harusnya jadi panutan,” ujar Tamba.Ketua DPD II Partai Golkat Jembrana, Suardana menyatakan bahwa dari sisi aturan merebut posisi di Wakil Bupati oleh Winasa itu sah-sah saja karena tujuan dalam berpolitik adalah untuk menjadi pemenang dan merebut kekuasaan.
“Namun dari etika orang Bali, apalagi itu turun tahta, terkesan mementingkan diri sendiri,” Jelas Bendesa Pengragoan yang banyak mendapat dukungan masyarakat wilayah timur Jembrana dalam Pileg tahun lalu.
Sementara itu terkait dengan paket yang akan diusung, baik Partai Demokrat maupun Partai Golkar menyatakan masih dalam proses awal yaitu membuka komunikasi dengan parpol yang ada di Jembrana.
“Tim sembilan sudah mulai bekerja untuk tahapan akhir yang diajukan ke DPP, paket siapa yang akan diusung semua ada di tangan DPP” Jelas Mudarta sembari menyatakan bahwa Ketua DPC Jembrana, Subanda, telah melakukan komunikasi politik dengan intensif.
Sama dengan Demokrat, Partai Golkar menyatakan tetap membuka komunikasi dengan semua partai, dan dalam menentukan paket nantinya masih menunggu hasil survey dan hasil lobbi dengan partai lain.“Komuniaksi telah berlangsung dengan sangat bak, dalam waktu yang tepat akan ada keputusan. Kan partai lain juga masih belum mengumumkan jagonya,” ujar Suardana, Sabtu (26/6).
Partai terbesar di Jembrana yaitu PDI Perjuangan juga masih belum berani mengeluarkan rekomendasi jagonya. Meski dalam kongres III PDIP di Sanur beberapa bulan lalu bahwa rekomendasi untuk Bupati hanya sampai di DPD.Namun, menurut Ketua DPD PDIP Bali, Anak Agung Ngurah Oka Ratmadi, rekomendasi selain mempertimbangkan situasi politik terakhir di Jembrana juga menunggu petunjuk dari DPP.
Hasil Rakercabsus yang menempatkan Kartika Jaya di urutan 1 dan Putu Artha (Wabup Jembrana sekarang) diurutan 2 di posisi Bupati, telah dikirim ke DPP.“Soal siapa yang akan direkomendasi sebagai Cabup-Cawabupitu kewenangan DPP PDIP,” ujarnya.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8556 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5908 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3710 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2536 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar