Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 2 November 2026
PK Terpidana
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Permohonan Peninjauan Kembali (PK) salah satu terpidana mati kelompok penyelundup narkoba asal Australia, yang dikenal dengan kelompok Bali Nine, Scott Anthony Rush akan disidang hari Rabu (18/8), di PN Denpasar.
Kuasa hukum terpidana, Robert Kuana, SH, membenarkan kalau PK kliennya akan mulai disidangkan di PN Denpasar oleh majelis hakim yang diketuai I Putu Suika, SH.Rencananya akan disidang besok , ucapnya, pada Selasa (17/08).
Dikatakannya, terpidana Anthony Rush dipastikan akan hadir ke persidangan berdasar penetapan yang dikeluarkan majelis hakim yang akan menyidangkan PK tersebut.
Penetapan terkait dengan kehadiran terpidana sudah dikirimkan ke LP Kerobokan.Sudah kita kirim ke LP Kerobokan, tegas Panitera Pengganti (PP) I Gede Jendra, pada Selasa (17/08) saat dikonfirmasi.Scott Antony Rush mengajukan novum atau bukti baru yakni pengakuan dari dua rekannya sesama kelompok Bali Nine, Renae dan Mikael Williem Czugaj.
Keduanya menyatakan bahwa Scott Rush hanya seorang kurir dan bukan yang mengotaki penyelundupan heroin.Selain itu ada bukti surat-surat dan saksi ahli hukum internasional. Dengan bukti-bukti tersebut tim kuasa hukum terpidana berharap kliennya bisa lolos dari hukuman mati.
Hukuman mati terhadap Scott dinilai sangat berat dan tidak mencerminkan keadilan, jika dibandingkan hukuman yang diterima Renae Lawrence yang hanya diganjar 20 tahun penjara.Terpidana Scott Anthony Rush diganjar hukuman mati oleh PN Denpasar karena dinilai terbukti melakukan penyelundupan 8,9 Kg heroin dari Bali ke Australia. Ia ditangkap pada 17 April 2005 bersama 8 warga Australia lainnya.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 284 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 163 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan