Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 20 September 2026
Setahun Bertambah 45 Orang, Masyarakat Disodori Bunga Dan Baleganjur
Beritabali.com, Negara
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Penyebaran penyakit HIV/AIDS kian mengkhawatirkan. Di Jembrana, sejak lima tahun lalu sudah 227 orang dinyatakan positif mengidap penyakit mematikan tersebut atau setahunnya bertambah 45 orang penderita. Untuk memperingati Hari AIDS Sedunia, sejumlah siswa SMP melakukan aksi bagi bunga yang diiringi dengan tabuh baleganjur.
Aksi bagi bunga ini dimotori oleh Kelompok Siswa Peduli AIDS dan Narkoba (KSPAN) bersama Kepolisian, PMI serta LSM Peduli AIDS di Simpang Empat Kantor Bupati Jembrana, Rabu (1/12).
Aksi ini juga diiringi oleh tabuh baleganjur yang juga dimainkan oleh para siswa SMP tersebut. Setiap pengguna jalan yang melewati simpang tersebut, diberikan bunga dan brosur sosialisasi terhadap penyakit yang belum ditemukan obatnya itu.
Menurut Kadis Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial Jembrana, dr. Putu Swasta ketika ditemui di lokasi pembagian bunga mengatakan aksi ini dilakukan siswa SMPN 2 Negara bersama SMP Swastika Karya Negara untuk memperingati hari AIDS Sedunia.
“Kita memang tanamkan pemahaman sejak dini kepada para siswa betapa kejamnya penyakit AIDS ini,“ ujarnya.
Swasta juga mengungkapkan, di Jembrana jumlah penderita HIV/AIDS terus mengalami peningkatan sehingga sangat mengkhawatirkan.
“Secara kumulatif, hingga Oktober 2010 tercatat 227 orang yang dinyatakan positif terjangkit AIDS dan 66 orang diantaranya meninggal dunia. Angka tersebut naik 50 orang dari jumlah kumulatif di akhir tahun 2009 yang hanya 172 orang,” terangnya.
Namun Suasta menyakini jumlah penderita HIV/AIDS melebihi angka tersebut lantaran ada penderita yang tidak melaporkan dirinya.
“Jumlah itu adalah yang tercatat pada kami namun di luar itu saya yakin masih banyak yang belum terdaftar karena penderita tidak mau melaporkan dirinya,” bebernya.
Suasta juga menambahkan dari jumlah penderita tersebut, kebanyakan menyerang usia produktif yakni 38,32 persen untuk usia 20-30 tahun dan 37,01 persen kelompok umur 31-40 tahun. (dey)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8089 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5662 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3544 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2394 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan