Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 4 Mei 2026
Setahun Bertambah 45 Orang, Masyarakat Disodori Bunga Dan Baleganjur
Beritabali.com, Negara
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Penyebaran penyakit HIV/AIDS kian mengkhawatirkan. Di Jembrana, sejak lima tahun lalu sudah 227 orang dinyatakan positif mengidap penyakit mematikan tersebut atau setahunnya bertambah 45 orang penderita. Untuk memperingati Hari AIDS Sedunia, sejumlah siswa SMP melakukan aksi bagi bunga yang diiringi dengan tabuh baleganjur.
Aksi bagi bunga ini dimotori oleh Kelompok Siswa Peduli AIDS dan Narkoba (KSPAN) bersama Kepolisian, PMI serta LSM Peduli AIDS di Simpang Empat Kantor Bupati Jembrana, Rabu (1/12).
Aksi ini juga diiringi oleh tabuh baleganjur yang juga dimainkan oleh para siswa SMP tersebut. Setiap pengguna jalan yang melewati simpang tersebut, diberikan bunga dan brosur sosialisasi terhadap penyakit yang belum ditemukan obatnya itu.
Menurut Kadis Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial Jembrana, dr. Putu Swasta ketika ditemui di lokasi pembagian bunga mengatakan aksi ini dilakukan siswa SMPN 2 Negara bersama SMP Swastika Karya Negara untuk memperingati hari AIDS Sedunia.
“Kita memang tanamkan pemahaman sejak dini kepada para siswa betapa kejamnya penyakit AIDS ini,“ ujarnya.
Swasta juga mengungkapkan, di Jembrana jumlah penderita HIV/AIDS terus mengalami peningkatan sehingga sangat mengkhawatirkan.
“Secara kumulatif, hingga Oktober 2010 tercatat 227 orang yang dinyatakan positif terjangkit AIDS dan 66 orang diantaranya meninggal dunia. Angka tersebut naik 50 orang dari jumlah kumulatif di akhir tahun 2009 yang hanya 172 orang,” terangnya.
Namun Suasta menyakini jumlah penderita HIV/AIDS melebihi angka tersebut lantaran ada penderita yang tidak melaporkan dirinya.
“Jumlah itu adalah yang tercatat pada kami namun di luar itu saya yakin masih banyak yang belum terdaftar karena penderita tidak mau melaporkan dirinya,” bebernya.
Suasta juga menambahkan dari jumlah penderita tersebut, kebanyakan menyerang usia produktif yakni 38,32 persen untuk usia 20-30 tahun dan 37,01 persen kelompok umur 31-40 tahun. (dey)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 334 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 332 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 305 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang