Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Dianggarkan Rp. 200 Juta, Undang 5.000 Orang

Rabu, 2 Februari 2011, 20:36 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Setelah Mahkamah Konstitusi (MK) menolak gugatan pemohon dan tetap mengesahkan hasil Pilkada Jembrana lalu, Pemkab Jembrana mulai berancang-ancang untuk menggelar pelantikan bupati dan wakil bupati terpilih. Saat pelantikan duet pemenang Pilkada Jembrana I Putu Artha-I Made Kembang Hartawan (Abang) ini akan disebar 5.000 undangan dengan anggaran mencapai Rp. 200 juta.

Jika merujuk kepada tahapan Pilkada yang dirilis KPUD Jembrana, pelantikan dijadwalkan pada 16 Pebruari mendatang. Plt Ketua DPRD Jembrana, I Ketut Sugiasa akan segera berkoordinasi ke Gubernur dan Mendagri untuk mengurus SK pelantikan.

"Kita akan jemput SK pelantikan agar sebelum pelantikan sudah keluar sehingga pelantikan tidak mundur," ungkap Sugiasa, Rabu (2/2).Terkait anggaran, lanjut Sugiasa, pelantikan paket Abang akan dilakukan dengan sederhana sehingga dengan angaran Rp.200 juta lebih dinilai cukup.

"Dengan undangan sekitar lima ribu orang anggaran itu rasanya cukup. Acaranya sederhana saja," kata Sugiasa.Kendati tanggal penetapan sudah dipastikan, menurut Sugiasa panitia pelantikan belum menentukan tempat pelantikannya. Sejumlah alternatif tempat telah disiapkan yakni Panggung Terbuka Pura Jagatnatha dan GOR Krsna Jvara.

Masing-masing tempat memiliki kelebihan dan kekurangan. Jika memakai panggung terbuka Pura Jagatnatha, lokasinya memang bisa menampung ribuan orang dan parkir tidak sulit hanya saja acara bisa saja terganggu oleh cuaca karena jika hujan, acara otomatis terganggu.

GOR Krsna Jvara mungkin yang paling cocok, selain tempatnya bisa menampung ribuan orang serta parkirnya luas juga "berpengalaman"untuk acara pelantikan karena ketika Winasa dan Putu Artha dilantik tahun 2005 lalu mempergunakan gelanggang olahraga ini.

Hanya saja kendalanya, jalan menuju GOR sempit sehingga menggangu lalulintas warga. Selain itu lokasinya juga dinilai kurang metaksu (berwibawa)."Untuk hari baiknya sudah dipastikan tanggal 16, namun tempatnya masih belum pasti. Apakah di Panggung Pura Jagatnatha atau di GOR Krsna Jvara," kata Sugiasa.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/dey



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami