Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 12 Mei 2026
Dianggarkan Rp. 200 Juta, Undang 5.000 Orang
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Setelah Mahkamah Konstitusi (MK) menolak gugatan pemohon dan tetap mengesahkan hasil Pilkada Jembrana lalu, Pemkab Jembrana mulai berancang-ancang untuk menggelar pelantikan bupati dan wakil bupati terpilih. Saat pelantikan duet pemenang Pilkada Jembrana I Putu Artha-I Made Kembang Hartawan (Abang) ini akan disebar 5.000 undangan dengan anggaran mencapai Rp. 200 juta.
Jika merujuk kepada tahapan Pilkada yang dirilis KPUD Jembrana, pelantikan dijadwalkan pada 16 Pebruari mendatang. Plt Ketua DPRD Jembrana, I Ketut Sugiasa akan segera berkoordinasi ke Gubernur dan Mendagri untuk mengurus SK pelantikan.
"Kita akan jemput SK pelantikan agar sebelum pelantikan sudah keluar sehingga pelantikan tidak mundur," ungkap Sugiasa, Rabu (2/2).Terkait anggaran, lanjut Sugiasa, pelantikan paket Abang akan dilakukan dengan sederhana sehingga dengan angaran Rp.200 juta lebih dinilai cukup.
"Dengan undangan sekitar lima ribu orang anggaran itu rasanya cukup. Acaranya sederhana saja," kata Sugiasa.Kendati tanggal penetapan sudah dipastikan, menurut Sugiasa panitia pelantikan belum menentukan tempat pelantikannya. Sejumlah alternatif tempat telah disiapkan yakni Panggung Terbuka Pura Jagatnatha dan GOR Krsna Jvara.
Masing-masing tempat memiliki kelebihan dan kekurangan. Jika memakai panggung terbuka Pura Jagatnatha, lokasinya memang bisa menampung ribuan orang dan parkir tidak sulit hanya saja acara bisa saja terganggu oleh cuaca karena jika hujan, acara otomatis terganggu.
GOR Krsna Jvara mungkin yang paling cocok, selain tempatnya bisa menampung ribuan orang serta parkirnya luas juga "berpengalaman"untuk acara pelantikan karena ketika Winasa dan Putu Artha dilantik tahun 2005 lalu mempergunakan gelanggang olahraga ini.
Hanya saja kendalanya, jalan menuju GOR sempit sehingga menggangu lalulintas warga. Selain itu lokasinya juga dinilai kurang metaksu (berwibawa)."Untuk hari baiknya sudah dipastikan tanggal 16, namun tempatnya masih belum pasti. Apakah di Panggung Pura Jagatnatha atau di GOR Krsna Jvara," kata Sugiasa.
Reporter: bbn/dey
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1114 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 877 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 702 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 649 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik