Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 16 Agustus 2026
Sebelum Lahir Diamputasi, Dilahirkan Dengan Aborsi
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Forum Peduli Gumi Bali menilai kelahiran rencana tata ruang wilayah provinsi (RTRWP) Bali penuh dengan adanya kepentingan, sehingga terkesan sebelum lahir perda RTRWP tersebut telah diamputasi. Lebih parahnya lagi ketika perda tersebut diketok palu atau dilahirkan sudah dibuat semakin melemah dan terkesan lahir dengan cara aborsi. Demikian disampaikan Koordinator Forum Peduli Gumi Bali Wayan "gendo" Suardana saat dialog publik di Wantilan DPRD Bali Renon (25/3).
[pilihan-redaksi]
Menurut Gendo, yang lebih parah lagi begitu dilahirkan dengan cara aborsi, belum dilakukan uji coba dengan cara uji publik perda RTRWP Bali sudah dinyatakan rusak dan tidak bisa diterapkan.
"Seharusnya uji publik dulu untuk melihat dimana kesalahannya. Tapi ini ibarat motor belum dicoba sudah dinyatakan rusak. Terus dimana kesalahannya dan kerusakannya" tegas Wayan "gendo" Suardana.
Gendo juga kembali mempertanyakan kepentingan legislatif membentuk pansus pengkajian RTRWP Bali. Padahal pansus tersebut tidak penting, kecuali ada agenda dari dewan untuk melakukan revisi.
Gendo menambahkan revisi RTRWP Bali sebenarnya baru bisa dilakukan revisi jika sudah diiplementasikan minimal 5 tahun dan itu pun jika ditemukan permasalahan dalam implementasinya. Gendo mencurigai adanya upaya menyandera perda RTRWP Bali agar para bupati tetap bisa mengeluarkan ijin-ijin baru.
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4540 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2353 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2006 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1611 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1051 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun