Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 13 Mei 2026
Asean Perlu Evaluasi Strategi Kemitraan Ekonomi
BERITABALI.COM, BADUNG.
Negara-negara Asean diingatkan untuk memikirkan kembali strategi bersama dalam meningkatkan pertumbuhan dan stabilitas ekonomi Asean. Demikian disampaikan Presiden Bambang Yudhoyono saat pidato pada pembukaan Pertemuan ke-15 Menteri Keuangan Asean di Nusa Dua Bali, Jumat (8/4).
[pilihan-redaksi]
Menurut Presiden evaluasi strategi bersama dan perubahan komitmen perlu dilakukan untuk menghadapi dampak lanjutan dari krisis ekonomi global dan dampak perubahan iklim.
Negara-negara Asean juga harus mulai melakukan identifikasi terhadap dampak dari krisis global dan perubahan iklim, mengingat saat ini cukup banyak masyarakat Asean yang hidup dibawah garis kemiskinan.
"1,4 miliar penduduk dunia masih berpenghasilan 1,25 dolar Amerika perhari. 118 juta diantaranya hidup di Negara-negara Asean. Artinya kita membutuhkan solusi pemecahan ekonomi rakyat Asean. Masyarakat masih hidup dibawah kemiskinan, tidak punya kemampuan menabung, meminjam dan membayar asuransi," papar Presiden.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyebutkan Asean saat ini menghadapi tantangan multidimensi ditengah tekanan harga komuditas utama seperti minyak dan pangan.
Disisi lain dampak perubahan iklim juga sangat mempengaruhi ketersediaan komoditas utama seperti beras dan gula.
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1170 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 911 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 741 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 680 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik