Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 13 Mei 2026
Kawasan Wisata Lovina Diserang Ulat Bulu
BERITABALI.COM, BULELENG.
Kawasan sekitar Wisata Pantai Lovina, tepatnya di Dusun Lebah, Desa Kaliasem, Kecamatan Banjar, kini giliran diserang ribuan ulat bulu yang membuat ngeri warga setempat. Di kawasan ini ulat bulu bergumpal dalam satu tempat di sebuah pohon setinggi orang dewasa, sehingga membuat resah warga di sekitarnya.
[pilihan-redaksi]
Awalnya, ulat bulu yang mirip dengan di Desa Bondalem itu ditemukan dalam jumlah kecil. Namun berselang dua hari, Jumat (15/4) ulat-ulat itu berkembang menjadi ribuan, bahkan selain di pangkal pohon sandat, ulat bulu itu juga bergerombol pada dahan-dahan menyerupai sarang lebah.
"Awalnya saya melihat ulat bulu tapi tidak benyak di setiap pohon, namun saat itu kami tidak merespon. Setelah dua hari kami menemukan ulat bulu ribuan di bawan pohon bunga sandat dan sangat-sangat mengerikan, malahan ulat-ulat itu bergerombol memenuhi pangkal batang pohon dan beberapa juga ada di bagian paling atas membuat tempat secara bergerombol," ungkap Putu Sanjaya, warga Desa Kaliasem.
Mengatasi menyebarnya ulat bulu di Kawasan Wisata Lovina, Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Buleleng melalui Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dan Petugas Pengendali Organisme Penganggu Tanaman (POPT) melakukan antisipasi dini dengan membakar lokasi perkembangan ulat bulu itu sekaligus melakukan pengasapan.
"Ini sebagai langkah antisipasi saja sehingga tidak berkembang dilakukan dengan membakar dan pengasapan agar ulat-ulat mati tidak berkembang," ujar Nyoman Bagiada petugas POPT Kecamatan Banjar.
Petugas POPT Bagiada juga mengingatkan kepada masyarakat untuk menjaga lingkungan di sekitarnya sehingga hama ulat bulu tidak dapat berkembang biak dengan cepat, termasuk upaya penyemprotan secara rutin maupun pola penakikan atau penyuntikan pada batang pohon.
Pembasmian ribuan ulat bulu dengan membakar dan pengasapan yang dilakukan bersama warga mampu menghilangkan ulat bulu tersebut. Namun langkah tersebut masih belum efektif lantaran gerombolan ulat bulu yang berada di atas pohon belum terjangkau.
Kondisi ini tetap meresahkan masyarakat, terlebih lagi lokasi keberadaan ulat bulu itu tidak jauh dari pusat kawasan wisata Lovina.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1190 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 927 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 758 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 692 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik