Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 3 November 2026
Korban Meninggal Rabies di Bali 95% Tak Tervaksinasi
Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar, Berdasarkan data Dinas Kesehatan Bali menunjukkan dari sekitar 131 jumlah korban meninggal setelah tergigit anjing di Bali sejak November 2008, tercatat sekitar 95 persen diantaranya tidak mendapatkan vaksin anti rabies (VAR). Sisanya meninggal akibat tidak mendapatkan vaksin secara lengkap setelah mengalami gigitan anjing.
Kepala Bidang Penanganan Penyakit Menular dan Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Bali Ketut Subrata pada keteranganya di Denpasar, Senin (25/7) menyatakan secara rata-rata korban tidak mengetahui adanya penularan rabies sehingga tidak memeriksakan dirinya ke pusat-pusat kesehatan.
“Satu informasi yang belum dia dapatkan, jadi dia tidak paham kalau digigit anjing harus mendapatkan vaksinasi dan lain sebagainya, yang kedua mereka banyak menganggap ini masih ampah (menyepelekan/acuh). Kenapa ampah, karena ini digigit konyong (anjing) dulu tidak apa-apa,” kata Ketut Subrata.
Subrata menambahkan berdasarkan hasil uji laboratorium dari 131 korban meninggal setelah tergigit anjing di Bali, hanya 54 orang diantaranya dinyatakan positif rabies.
Sementara berdasarkan data Dinas Kesehatan Bali saat ini jumlah kasus gigitan di Bali telah menurun mencapai 130 kasus perhari, padahal pada tahun lalu mencapai lebih dari 200 kasus perhari.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 566 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 439 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 431 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan