Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 3 Mei 2026
Turis Malaysia Gagal Bobol ATM Bank Mandiri
Beritabali.com, Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Aparat kepolisian Polsek Kuta menangkap seorang warga Malaysia Lee Y.S (23) yang berusaha membobol ATM Bank Mandiri di depan Hotel Puri Naga di Jalan Arjuna Legian, Kuta, pada Rabu (27/7).
Tersangka Lee ditangkap pada 27 Juli lalu sekitar pukul 22.00 Wita. Setelah buser Polsek Kuta menerima informasi dari seorang supir bahwa di ATM Bank Mandiri ada tiga orang yang mencurigakan. Namun saat polisi kesana, hanya dua yang yang berhasil diamankan, sementara seorang pelaku lain kabur.
“Salah satunya adalah Lee dan pacarnya Wan Y. Dari hasil pemeriksaan, Wan Y tidak bersalah dan dijadikan saksi. Sedangkan pelaku yang kabur (Y) masih kita kejar,” ungkap Kapolsek Kuta AKP Gde Ganefo pada Selasa (2/8).
Dalam penggeledahan tersebut, di saku celana tersangka, petugas menemukan lem Alteco, penggaris kecil, sebuah ATM kosong warna putih dan Skimmer. Setelah dikeler ke tempat tinggalnya di Subak Hotel di Jalan Double Six, Seminyak Kuta, petugas menemukan spycam kotak bergambar di tempat sampah dan juga berisikan sobekan stroke penarikan uang nasabah.
Menurut Kapolsek, tersangka diduga akan membobol ATM Bank Mandiri dengan cara memasukkan piranti lunak kedalam mesin ATM.
Antara lain, alat Skimmer yang berfungsi untuk membaca data – data dari kartu nasabah. Alat Spycam (kamera) dipasang di atas plafon mesin ATM yang berfungsi merekam nomor pin nasabah. Memory card berfungsi untuk menyimpan data rekaman dari spycam.
Kartu ATM kosong warna putih berguna untuk mengisi data – data kartu ATM nasabah yang sudah terekam. Nantinya, kartu tersebut akan dipergunakan untuk membobol uang nasabah. Sedangkan lem Alteco dipakai untuk merekat masuknya kartu pada mesin ATM.
“Piranti lunak ini dipergunakan oleh tersangka untuk membobol ATM para nasabah. Kita sudah berkoordinasi dengan pihak Bank dan saksi ahli terkait hal ini,” jelasnya.
Mantan Kasat Intelkam Polres Gianyar ini menduga, tersangka Lee adalah sindikat Hacker yang mencoba beraksi di Bali. Meski demikian, kata Kapolsek, sampai saat ini belum ada korban yang merasa dirugikan terkait hal itu.
“Yang jelas ini sudah merugikan masyarakat apalagi para nasabah Bank,” tegasnya.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 321 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 309 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang