Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 14 Agustus 2026
Lonjakan Pemudik Sudah Mulai Meningkat di Pelabuhan Gilimanuk
Beritabali.com, Gilimanuk
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Jumlah sepeda motor dan bus yang menyeberang dari Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana mulai tampak mengalami peningkatkan, Senin (22/8/2011).
"Lonjakan penumpang yang memakai kendaraan roda empat dan roda dua sudah mulai ada peningkatan melebihi 100% dari hari-hari biasa," jelas Manajer ASDP Pelabuhan Gilimanuk Ospar Silaban
Ini terlihat saat terjadinya penumpukan pemudik pemakai sepeda motor di jalur loket tiket penumpang.
Namun penumpukan tidak berlangsung lama, karena pihak ASDP telah mengatisipasi dari jauh-jauh hari, seperti penambahan jumlah loket tiket khusus pengendara sepeda motor, sehingga tidak terjadi antrean panjang.
"Peningkatan penumpang yang menggunakan sepeda motor dan bus dikarenakan masyarakat sudah mulai melakukan aktivitas mudik," ujarnya.
Disinggung mengenai adanya kemungkinan lonjakan penumpang di Pelabuhan Gilimanuk pada H-2, dirinya meyakini, hal tersebut tidak akan mengalami hambatan bagi pemudik. Alasannya semua persiapan sudah dilakukan secara matang.
"Kami akan upayakan pengoperasian kapal sebanyak 29 unit dengan jumlah dernaga yang digunakan lima unit selama arus mudik lebaran," kata Ospar.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4521 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2335 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1982 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1601 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1041 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun