Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Program Santunan Seniman Miskin Tidak Maksimal

denpasar

Kamis, 10 November 2011, 09:27 WITA Follow
Beritabali.com

google.com/ilustrasi

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

 Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif melaporkan bahwa Program santunan bagi seniman dan budayawan tidak mampu secara ekonomi hingga saat ini masih minim respon dari pemerintah daerah. Kondisi ini dibuktikan sejak 3 tahun penerapan program santunan bagi maestro dhuafa, tercatat baru 30 seniman dan budayawan miskin di Indonesia yang mendapatkan santunan sebesar Rp. 1,5 juta per orang per bulan.
 
Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Kebudayaan Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Budi Priyadi pada keteranganya di Denpasar menyatakan keterbatasan data dari pemerintah daerah menyebabkan program santunan bagi maestro belum berjalan secara maksimal. Padahal pemerintah daerah yang sebetulnya mengetahui para budayawan dan seniman yang masih hidup dengan keterbatasan ekonomi.
 
“Kendala kita mencari orang agak sulit, jadi kalau kita temukan baru kita kontak, kendala kita informasi kita kurang dari daerah-daerah dari teman-teman yang
tahu, kalau ada informasi tolong sampaikan kepada kami dan kami akan berikan santunan langsung,” ujar Budi Priyadi
 
Budi Priyadi menyebutkan sebenarnya sangat banyak seniman dan budayawan yang hidup dalam keterbatasan ekonomi. Ini karena menjadi seniman dan budayawan di Indonesia bukan sesuatu yang menjanjikan dari segi ekonomi. (mlt)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/ctg



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami