Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Dijebloskan Ke LP Kerobokan, Nenek Loeana Jatuh Pingsan
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Tidak berselang lama sesaat setelah dijemput paksa dari Rumah Sakit Umum Sanglah Denpasar, terdakwa penipuan Nenek Loeana Kanginnadhi (77) langsung pingsan setelah ia tiba di pintu gerbang LP Kerobokan, Bali.
Pasca pingsannya nenek renta, kini tim medis Lapas Kerobokan Denpasar hingga saat ini masih memeriksa secara intensif kondisi kesehatan nenek Loeana. Untuk memeriksa kondisi kesehatannya, tim medis dari pihak Lapas langsung memeriksa nenek Loeana di ruang pemeriksan LP Kerobokan.
Ketika di konfirmasi, Kepala LP Kelas II A Denpasar (Kerobokan) I Gusti Ngurah Wiratna menyatakan, sampai saat ini ia masih menunggu hasil pemeriksaan tim medis secara menyeluruh atas kesehatan nenek Loeana. "Kami belum berani mengambil sikap apakah dapat menerima atau tidak yang bersangkutan sebelum ada rekomendasi akhir tim medis soal kesehatannya," ungkap Wiratna, ketika dihubungi melalui telepon, Kamis (27/7).
Wiratna menambahkan, nenek Loeana yang dibawa dengan mobil tahanan Kejaksaan Negeri Denpasar dengan di bantu kursi roda ke di penjara terbesar di Bali itu kali kedua nenek tak berdaya itu pingsan setelah di bawa ke LP Kerobokan. Menurut Wiratna, kemungkinan pingsannya nenek Loeana kemungkinan karena pengaruh beban psikologisnya yang cukup berat.
Sementara itu, Kuasa Hukum nenek Loeana, Sumardhan mengaku keberatannya atas penjemputan paksa klienya ke LP Kerobokan. "Kalau terjadi apa apa dengan kondisi kesehatan nenek Loeana jaksa harus bertanggungjawab," tegas Sumardhan geram. Menurut Sumardhan penjemputan paksa itu tidak didasari surat penetapan PN Denpasar. Surat penetapan hakim PN Denpasar itu hanya menjelaskan bahwa klienya boleh menjalani rawat jalan dan tidak ada perintah untuk pengembalian terdakwa ke penjara.
Atas tindakan jaksa yang di nilainya tidak manusiawi, Sumardhan mengancam jaksa harus bertanggungjawab jika terjadi sesuatu atas kesehatan nenek Loeana yang kini sakit dan lumpuh.
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3836 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1781 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang