Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
15 Hektar Hutan Tejakula Terbakar
BERITABALI.COM, BULELENG.
Musibah kebakaran hutan melanda hutan di Desa Tejakula, Kecamatan Tejakula, Buleleng. Api dikabarkan telah melahap 15 hektar hutan.
Setelah Buleleng Barat dan Buleleng Tengah, Kamis (20/9/2012) giliran hutan lindung di Desa Tejakula terbakar. Kebakaran yang mulai terjadi Rabu sore tersebut diperkirakan mencapai 15 hektar lebih kawasan hutan, yang terletak di bukit atas pemukiman warga Desa Tejakula.
“Ini bentuk kebakarannya terus melebar. Makanya kami juga kesulitan melakukan pemadaman. Apalagi kondisi lahannya didominasi daun-daun kering. Cara manual, dengan membangun penghalang di sekitar titik api juga kurang efektif karena kencangnya hembusan angin. Pasalnya setelah melokalisir api, ketika tertiup angin bunga api terbawa dan membakar dedaunan kering yang berada di sebelah bawah, “ ungkap Kepala Resor Pengelolaan Hutan (RPH) Tejakula, Ketut Armada.
Petugas dari RPH Tejakula yang dibantu dari KPH Bali Timur kesulitan melakukan pemadaman. Ini karena titik api terus melebar menjadi sepuluh titik api. Hingga Kamis sore, petugas baru berhasil memadamkan lima titik api saja. Warga setempat, Ketut Surata mengatakan, kebakaran kawasan hutan lindung di Tejakula merupakan hal yang lumrah bagi warga. Bahkan dua pekan yang lalu api sudah terlihat di perbatasan antara Tejakula dengan Madenan. Namun belakangan api itu padam sendiri.
Petugas kini hanya bisa mengandalkan upaya manual dan berharap api tidak lagi meluas. Petugas masih akan berjaga di sekitar Desa Tejakula sambil terus melakukan pemantauan di sekitar lokasi.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3836 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1781 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang