Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 3 Juli 2026
Kejati Diminta Serius Usut Korupsi Rp 16 Milyar UNHI
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Elemen Masyarakat Anti Korupsi (EMAK) dan tokoh masyarakat Bali meminta agar Kejaksaan Tinggi Bali serius mengusut tuntas kasus dugaan korupsi Rp 16 Milyar di kampus Universitas Hindu Indonesia (UNHI). Mereka juga meminta agak Dirjen Bimas Hindu Ida Bagus Yudha Triguna, segera dipanggil ke Kejati untuk diperiksa.
Hal ini disampaikan perwakilan EMAK, Nyoman Sudarsa dan tokoh masyarakat Bali Jero Mangku Candra, di Denpasar, Kamis (4/7/2013).
" Kita ingin kasus dugaan korupsi di UNHI segera ditindak lanjuti, agar Kejati Bali tidak tebang pilih dalam menangani kasus UNHI, apa yang sudah dilaporkan ke Kejati Bali, agar segera ditindaklanjuti. Kami minta agar Kejati Bali serius tindaklanjuti kasus dugaan korupsi UNHI, jangan hanya serius tangani kasus di IHDN saja, tuntaskan segala korupsi yang ada di Bali,"ujar Nyoman.
Sementara itu tokoh masyarakat Bali yang juga budayawan, Jero Mangku Candra, menyatakan prihatin dengan adanya kasus dugaan korupsi baik di kampus IHDN dan UNHI.
"Saya merasa prihatin sekali, saya setuju sekali kasus-kasus dugaan korupsi ini harus ditindak-lanjuti, tolog supaya dilanjutkaan, supaya masyarakat tidak bingung. Persoalan di IHDN juga diselesaikan dengan baik. Persoalan ini perlu mendapat perhatian serius karena menyangkut persoalan agama (Hindu) dan agar Bali tidak goyah. Jika persoalan-persoalan ini tidak diselesaikan dengan baik, akan berdampak negatif terhadap masyarakat,"ujarnya.
Jero Mangku Candra meminta agar kasus di kedua lembaga pendidikan Hindu di Bali ini agar segera diselesaikan.
"UNHI tolong dituntaskan, IHDN juga tolong diselesaikan, jangan pilih kasih begitu. Tolong dituntaskan biar adil semuanya, karena baik IHDN maupun UNHI menjadi teladan bagi umat Hindu. Harapan saya kedepan keduanya bisa bersatu untuk kemajuan pendidikan Hindu Bali,"ujar pria yang terkenal sebagai pembuat ogoh-ogoh dan wadah untuk ngaben ini.
Jero Mangku Candra minta agar Kejati Bali sportif dalam menangani kasus-kasus korupsi, khususnya kasus UNHI dan IHDN.
"Mudah-mudahan tidak ada sponsor, dirubah, ditekan, dan sebagainya, tuntaskan dengan baik, cari jalan keluar terbaik. Untuk persoalan UNHI, jika laporan tidak ditindaklanjuti, maka akan timbul kecurigaan masyarakat, kenapa tidak ditindaklanjuti? Jadi tolong tuntaskan. Persoalan IHDN juga selesaikan. Ini demi Bali,"tegasnya. (dev)
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 2747 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1083 Kali
Peserta JKN Tembus 282,7 Juta, BPJS Kesehatan Catat Kinerja Positif
Dibaca: 477 Kali
CBR Tabrak Truk di Sibetan, Pemotor Tewas di Tempat
Dibaca: 389 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun