Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 17 Agustus 2026
Wacik : Feeling Saya, Bandara Dibangun di Kubutambahan
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Lokasi dibangunnya bandara di Bali utara kembali tak jelas. Menteri ESDM Jero Wacik menyatakan, belum tentu bandara di Bali utara dibangun di wilayah Sumberkima, seperti yang disampaikan Gubernur Bali Made Mangku Pastika belum lama ini.
"Kata siapa itu dibangun di Sumberkima? Begini ya, bandara, apalagi bandara internasional, kewenangan (pembangunannya) ada di Menteri Perhubungan. Karena yang paling utama adalah keselamatan penerbangan. Jadi kita tunggu Menteri Perhubungan lah, karena itu ahlinya Menteri Perhubungan,"ujar Wacik, di Sanur, Minggu malam (21/7/2013).
Jero Wacik menyatakan, dirinya berkeyakinan bandara di wilayah Bali utara akan dibangun di wilayah timur Buleleng yakni Kubutambahan, dan tidak di bagian barat di wilayah Sumberkima.
"Saya pernah terbang melintasi wilayah Kubutambahan, saya ambil foto, yang paling enak memang di wilayah Kubutambahan, karena di sana tidak ada gunung, datar, dari timur ke barat bagus, rata. Jadi feeling saya, bandaranya akan dibangun di Kubutambahan,"ujar pria yang pertama kali mencetuskan ide pembangunan bandara di Bali utara, saat menjabat sebagai Menteri Kebudayaan dan Pariwisata.
Apa yang disampaikan Jero Wacik ini tentu bertentangan dengan apa yang disampaikan Gubernur Bali Made Mangku Pastika belum lama ini. Pastika menyatakan bandara di Buleleng akan dibangun di wilayah Sumberkima (Buleleng bagian Barat).
"Sudah kita putuskan, lokasinya di Buleleng bagian barat, di wilayah Gerokgak," kata Made Mangku Pastika, di Denpasar, (9/7/2013).
Pastika menyatakan, keputusan bandara di Buleleng barat setelah melalui kajian kajian dari berbagai aspek.
"Di Buleleng bagian barat penduduknya jarang, lahan di sana kering tidak produktif, diapit 2 kawasan wisata, ada pelabuhan laut, jadi nanti mudah untuk bawa bahan bakar pesawat. Lokasi di barat juga gampang serap pasar dari Jawa Timur, banyak hal, aspek sosial budaya," paparnya. (dev)
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4563 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2366 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2019 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1629 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1069 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun