Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Wacik : Feeling Saya, Bandara Dibangun di Kubutambahan

Minggu, 21 Juli 2013, 21:53 WITA Follow
Beritabali.com

google/ilustrasi

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Lokasi dibangunnya bandara di Bali utara kembali tak jelas. Menteri ESDM Jero Wacik menyatakan, belum tentu bandara di Bali utara dibangun di wilayah Sumberkima, seperti yang disampaikan Gubernur Bali Made Mangku Pastika belum lama ini.

"Kata siapa itu dibangun di Sumberkima? Begini ya, bandara, apalagi bandara internasional, kewenangan (pembangunannya) ada di Menteri Perhubungan. Karena yang paling utama adalah keselamatan penerbangan. Jadi kita tunggu Menteri Perhubungan lah, karena itu ahlinya Menteri Perhubungan,"ujar Wacik, di Sanur, Minggu malam (21/7/2013).

Jero Wacik menyatakan, dirinya berkeyakinan bandara di wilayah Bali utara akan dibangun di wilayah timur Buleleng yakni Kubutambahan, dan tidak di bagian barat di wilayah Sumberkima.

"Saya pernah terbang melintasi wilayah Kubutambahan, saya ambil foto, yang paling enak memang di wilayah Kubutambahan, karena di sana tidak ada gunung, datar, dari timur ke barat bagus, rata. Jadi feeling saya, bandaranya akan dibangun di Kubutambahan,"ujar pria yang pertama kali mencetuskan ide pembangunan bandara di Bali utara, saat menjabat sebagai Menteri Kebudayaan dan Pariwisata.

Apa yang disampaikan Jero Wacik ini tentu bertentangan dengan apa yang disampaikan Gubernur Bali Made Mangku Pastika belum lama ini. Pastika menyatakan bandara di Buleleng akan dibangun di wilayah Sumberkima (Buleleng bagian Barat).


"Sudah kita putuskan, lokasinya di Buleleng bagian barat, di wilayah Gerokgak," kata  Made Mangku Pastika, di Denpasar,  (9/7/2013).

Pastika menyatakan, keputusan bandara di Buleleng barat setelah melalui kajian kajian dari berbagai aspek.

"Di Buleleng bagian barat penduduknya jarang, lahan di sana kering tidak produktif, diapit 2 kawasan wisata, ada pelabuhan laut, jadi nanti mudah untuk bawa bahan bakar pesawat.  Lokasi di barat juga gampang   serap pasar dari Jawa Timur, banyak hal, aspek sosial budaya," paparnya. (dev)
 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/sin



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami