Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 12 Mei 2026
Pelaku Mutilasi Terancam Hukuman Seumur Hidup
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Fikri (26) alias Ekik, pelaku pembunuhan sadis dengan cara memotong-motong tubuh korban atau mutilasi dan menguliti korban terancam hukuman seumur hidup.
Hal itu diungkapkan Kapolda Bali Irjen Pol Benny Mokalu. Menurutnya, pelaku melakukan pembunuhan keji yang sudah direncanakan sebelumnya sehingga besar kemungkinan pelaku terkena pasal 340 KUHP yakni pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman seumur hidup.
"Jelas ini pembunuhan berencana dengan memotong-motong dan menguliti korban itu pasti direncanakan," ujar Benny Mokalu di Mapolres Klungkung, Senin (23/6/2014).
Benny Mokalu menilai pelaku yang beralamat di Kampung Lebah, Semarapura Kelod Kangin, Klungkung itu perbuatannya sangat sadis. Korban belakangan diketahui bernama Diana Sari atau Nana di bantai pelaku di kosan korban di jalan Kenyeri IX, Banjar Jelantik Kori Batu, Desa Tojan, Klungkung.
"Korban sendiri tinggal di kos kosan tersebut sejak 16 Mei 2014 lalu. Korban dihabisi 16 Juni pukul 10.30 wita di kamar kos kosan tersebut. Yang jelas pelaku ada hubungan asmara dengan korban," jelas Benny Mokalu.
Pasca dibekuk, Fikri yang menjadi pelaku mutilasi dan menguliti korban sempat diajak pihak kepolisian ke kos-kosan tempat korban untuk diminta memperagakan bagaimana pelaku menghabisi korbannya.
Hanya saja wartawan dilarang mengambil gambar saat peragaan tersebut, karena pelaku menolak melakukan peragaaan kalau difoto wartawan.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1164 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 911 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 740 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 679 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik