Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 30 Juni 2026
Tak Mampu Obati Ambeyen, Ketut Nuaja Gantung Diri di Pohon Manggis
Jumat, 16 Oktober 2015,
17:25 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Beritabali.com, Tabanan. Frustasi karena penyakit ambayen yang diderita tak kunjung sembuh, Ketut Nuaja (64) warga banjar Samsaman Kelod, Desa Angkah, Kecamatan Selemadeg Barat, nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri, Jumat (16/10/2015).
Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, saksi yang pertama melihat tubuh korban menggelayut di pohon manggis milik Nang Restu adalah Made Murtianto. Saat itu sekitar pukul 09.30 Wita, saksi tengah melewati tegalan milik Nang Restu.
Saksi kaget melihat sesosok orang dalam posisi menggantung di pohon manggis setinggi 3 meter menggunaan tali plastik biru. Saksi kemudian memanggil Nang Restu pemilik tegalan untuk melihat dari dekat sosok tersebut dan melaporkannya kepada polsek Selemadeg Barat.
Tak berselang lama, anggota Polsek Selbar dan team dokter Pusekesmas Selbar tiba di TKP dan memeriksa korban. Dari hasil pemeriksaan dan olah TKP diketemukan pada korban lebam mayat, air mani yang keluar dari alat kelamin korban, serta keluar kotoran dari dubur, dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.
Sementara itu di dalam kamar korban ditemukan secarik kertas surat yang ditulis korban. Intinya surat itu menyatakan korban sudah tidak kuat lagi dengan penyakit ambeyen yang dideritanya. Korban lama menderita sakit ambeyen dan tak kunjung sembuh.[bbn/nod]
Berita Tabanan Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026