Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 29 Juli 2026
Teroris Aktif Gunakan Dunia Maya untuk Propaganda
BNPT Kampanye Damai Dunia Maya
Kamis, 12 November 2015,
18:10 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Sanur. Seluruh masyarakat di Indonesia diminta waspada dan berhati-hati. Pasalnya kelompok radikal atau teroris itu kini telah menguasai sebagian besar dunia maya seperti media sosial, media online melalui jaringan internet.
Hal itu disampaikan Sekretaris Utama Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Mayjen TNI Abdul Rahman Kadir dalam keterangan resminya disela acara "Workshop Program Damai di Dunia Maya Dalam Pencegahan Terorisme" di Sanur, Denpasar, Kamis (12/11/2015).
Menurut Abdul Rahman, pengguna dunia maya di Indonesia saat ini telah mancapai 88 juta warga, dan dari 88 juta warga itu mayoritas terdiri dari golongan anak muda yang berusia 21 sampai 30 tahun.
"Kami bisa mengukur kaum muda yang menjadi target kelompok-kelompok radikal dengan cara cuci otak agar ikut menjadi teroris. Itu jumlahnya sangat besar 80-90 persen sasaran kaum muda yang disasar agar bergabung dengan ajaran teroris," ucapnya.
Abdul Rahman mengaku senang di satu sisi generasi muda mengikuti teknologi dunia maya, namun ia berharap jangan sampai mengikuti dan terlibat hasutan radikalisme para teroris tersebut.
"Mereka teroris atau kelompok radikal jumlahnya sedikit tapi aktif menggunakan dunia maya untuk menghasut dan propaganda melalui media online atau dunia maya," ungkapnya.
Lebih jauh, Abdul Rahman memaparkan jika rekrutmen teroris dengan berbagai macam cara, seperti difasilitasi ke Suriah dengan iming-iming digaji tinggi, tapi kenyataannya tidak. Cara kedua, mereka mengajak orang berjihad dengan pengetahuan agama yang dangkal, misalnya dihasut kalau mau masuk surga harus jihad. Cara lainnya, dengan berkedok kegiatan khilafah atau kegiatan agama.
"Sebelumnya ada anak muda dari Kepri yang dideportasi dari pemerintah Singapura dan setelah diintrogasi ternyata ia bergabung dengan ISIS atau aliran garis keras melalui dunia maya. Ia tahu ISIS dari dunia maya. Contoh lain, pegawai BP Batam bersama anak istrinya bergabung dengan ISIS melalui dunia maya," paparnya.
Selama ini, sambungnya, Warga Indonesia yang hendak menjadi teroris biasanya tidak langsung ke tujuan di Siriah atau Irak, biasanya mereka ke negara sekitarnya atau jauh dari negara itu tapi ujung-ujungnya ke situ.
Untuk mencegah semakin kuatnya pengaruh teroris di dunia maya, Abdul Rahman menegaskan pihaknya melakukan kegiatan workshop dan Kampanye damai di dunia maya di 8 provinsi di Indonesia. Ia mengajak kaum muda yang tergolong masih rentan dipengaruhi ajaran radikalisme untuk lebih mawas diri serta ikut melakukan kampanye damai didunia maya.
"Ini sangat penting, mengingat kelompok radikal dan terorisme kini sudah menguasai dunia maya. Kita tidak boleh diam, mari menyemarakkan dunia maya dengan kedamaian, karena kalau mereka (teroris) tidak kita lawan maka mereka akan terus kampanye kekerasan di dunia maya. Mari kita sama-sama aktif mengkampanyekan hal-hal damai didunia maya," pintanya.
Ia memandang, salah satu pencegahan teroris saat ini dengan mengajak kaum muda pengguna dunia maya dengan mengisi dunia maya dengan konten-konten damai dan positif.
"Kita ikuti setiap hari perkembangan dunia maya. Kita juga punya pusat media damai untuk memonitor pengguna internet. Kita punya alat ukur yang teruji, baik propaganda maupun hal kebencian lainnya. Itulah dasar kami mengukur," pungkasnya. [bbn/dws]
Berita Premium
Reporter: bbn/eng
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3884 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2813 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2036 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1984 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1803 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026