Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 13 Mei 2026
9 Tari Bali Akan Dipatenkan Jadi Warisan Budaya Dunia
Sabtu, 28 November 2015,
08:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Sembilan tarian Bali akan dipatenkan sebagai Warisan Budaya Dunia Tak Benda oleh Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO).
Sembilan tarian Bali yang rencananya akan mendapatkan penetapan sebagai Warisan Budaya Dunia tersebut yaitu Tari Legong Kraton, Tari Joged, Tari Barong Ket, Tari Sanghyang, Tari Rejang, Tari Gambuh, Drama Tari Wayang Wong, Topeng Sidakarya, dan Baris Upacara.
Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali Dewa Putu Beratha menyatakan banyak keuntungan yang bisa diperoleh jika sembilan tarian itu dipatenkan menjadi warisan budaya dunia oleh UNESCO. Menurutnya, kesembilan tarian itu nantinya akan dipentaskan dalam sidang UNESCO di Namibia, Afrika pada 1-2 Desember mendatang.
"Setelah dipatenkan nanti, jika ada negara lain mengklaim ataupun dipentaskan di negara lain, kita bisa mengajukan banding karena ini merupakan tarian Bali. Selain itu, kita akan mendapatkan keuntungan secara ekonomi dari hasil banding tersebut,” ujar Dewa Beratha di Denpasar, Jumat (27/11/2015).
Nantinya, kata Dewa Beratha, saat sidang penetapan UNESCO yang ditetapkan di Namibia, tiga orang penari secara bersamaan akan menarikan tarian dalam waktu enam menit. Tiga penari itu akan membawakan sembilan tari Bali yang sebelumnya telah dilatih oleh Prof I Wayan Dibia, Guru Besar Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar.
"Dalam sidang UNESCO itu, delegasi Indonesia akan dipimpin oleh Duta Besar Indonesia untuk UNESCO. Serta dihadiri perwakilan Kementerian Luar Negeri dan Dirjen Kebudayaan," jelasnya.
Dewa Beratha merasa optimistis tarian Bali yang kerap tampil dalam Pesta Kesenian Bali (PKB) tersebut akan ditetapkan menjadi Warisan Budaya Dunia dalam sidang UNESCO nanti.
"Peluangnya bahkan 98 persen. Dan berdasarkan hasil rakor dengan Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, dijelaskan bahwa sesungguhnya itu sembilan tarian Bali ini sudah masuk list, jadi tinggal ketok palu dan kesepakatan anggota UNESCO," ungkapnya.
Dewa Beratha menuturkan pihaknya tidak ingin kecolongan lagi dengan kasus tari Pendet yang sempet diklaim oleh Malaysia pada tahun 2009 lalu. Kala itu, Tari Pendet oleh negeri jiran itu dijadikan sebagai iklan promosi kunjungan ke Malaysia 'Visit Malaysia Years' sehingga sempat menuai protes berbagai pihak.[bbn/dws]
Berita Premium
Reporter: bbn/eng
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1196 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 931 Kali
03
04
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 761 Kali
05
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 695 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026