Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 24 September 2026
Kasus HIV AIDS Terbanyak di Kota Denpasar
Rabu, 2 Desember 2015,
03:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Sebaran kasus HIV/AIDS di Bali kini sudah makin meluas. Konsentrasi terbanyak terdapat di Kota Denpasar.
Hal ini disampaikan Wakil Gubernur Sudikerta yang juga selaku Ketua Harian Komisi Penanggulangan AIDS Provinsi Bali. Ia mengungkapkan bahwa sebaran kasus HIV/AIDS yang ada di Bali sudah meluas, dimana konsentrasi terbanyak terdapat di Kota Denpasar.
"Di Denpasar sebanyak 4.974 kasus, Buleleng 2.203 kasus, dan Badung sebanyak 1.998 kasus,"ujarnya pada acara Peringatan Hari HIV/AIDS se-Dunia, juga dirangkaikan dengan HUT Yayasan Dwijendra yang ke-63 bertempat di Aula Sadhu Gocara, Yayasan Dwijendra-Denpasar, pada Selasa (1/12/2015).
Kasus terbanyak, sambung Wagub, menyasar masyarakat usia produktif yaitu antara 15-49 tahun, berasal dari kalangan Siswa/i SMP, SMA dan angkatan kerja baik swasta maupun PNS. Bahkan TNI/POLRI tidak luput dari serangan HIV/AIDS.
Sedangkan cara penularan terbanyak melalui hubungan seksual yang sembarangan, penggunaan jarum suntik dan alat-alat bedah yang tercemar HIV.
Selain itu, penularan dari Ibu HIV ke bayinya juga menjadi trend di Bali saat ini terutama di wilayah pedesaan. Oleh karenanya, dengan berbagai kasus yang terjadi tersebut Sudikerta menghimbau masyarakat untuk lebih mawas diri dan menjaga perilaku sehat.
Selain itu, juga diharapkan bagi para kader peduli AIDS ditingkat sekolah dan masyarakat di desa, dapat menyebarluaskan informasi mengenai HIV/AIDS ini baik dari segi penularan maupun pencegahannya.
"Bagi mereka yang mengidap HIV Aids agar melakukan rehabilitasi, serta lebih intensif menerapkan perilaku hidup sehat seperti penggunaan jarum suntik yang steril, penggunaan kondom secara konsisten khususnya bagi para pecandu seksual, minum obat Anti Retroviral (ARV) bagi mereka yang sudah terjangkit HIV/AIDS, serta berbagai cara-cara hidup sehat lainnya,"ujarnya.
Melalui momentum peringatan Hari Aids Sedunia (HAS) masyarakat diharapkan dapat mengedepankan filosofi “mulat sarira”, yaitu merefleksikan ataupun instrospeksi diri terhadap perilaku yang diterapkan sehari-hari. Dengan mulat sarira perilaku perilaku yang tidak sehat dan dapat menyebabkan penyebaran penyakit AIDS dapat dicegah.[bbn/hms]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/eng
Berita Terpopuler
01
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8327 Kali
02
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5759 Kali
03
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3601 Kali
04
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2433 Kali
05
ABOUT BALI
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026