Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Dorong Pembangunan, Bali Dapat Kucuran Dana APBN Rp. 8,37 Triliun

Kamis, 17 Desember 2015, 15:05 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/humas pemprov

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Beritabali.com, Denpasar. Bali memperoleh alokasi dana APBN sebesar Rp. 8,37 triliun pada tahun anggaran 2016. Jumlah ini mengalami peningkatan cukup signifikan dari tahun sebelumnya yang hanya sebesar Rp. 8,076 triliun. Kucuran dana ini diharapkan dapat memacu percepatan pembangunan dan berimbas bagi kesejahteraan masyarakat Bali. 
 
Harapan itu disampaikan Gubernur Bali Made Mangku Pastika pada Penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) APBN Tahun 2016 untuk Provinasi Bali yang berlangsung di Ruang Wiswa Sabha Utama Kantor Gubernur Bali, Kamis (17/12/2015).
 
Lebih jauh Pastika mengungkap, dengan gelontoran dana APBN sebesar itu, akan sangat banyak uang yang beredar di Bali pada tahun anggaran 2016. 
 
“Belum lagi PAD Kabupaten/Kota yang saya perkirakan mencapai Rp. 10 triliun,” tandasnya. 
 
Dia berharap, seluruh dana tak sekedar habis dan teralisasi tepat waktu. Yang lebih penting, realisasi anggaran harus berdampak signifikan bagi penurunan angka kemiskinan, pengangguran dan memperkecil angka gini ratio (kesenjangan).
 
Secara khusus, Pastika mengingatkan agar Bupati/Walikota senantiasa cermat dan memahami aturan karena kegiatan pembangunan difokuskan di tingkat Kabupaten/Kota. Kata Pastika, kecermatan mutlak diperlukan guna menghindari terjadinya duplikasi anggaran atas suatu kegiatan serta tumpang tindih yang memicu plaksanaan anggaran yang tidak efisien. Penyerapan APBD juga menjadi penekanan Gubernur Pastika dalam pengarahannya. 
 
Penyerapan anggaran juga harus mendapat perhatian agar tak terjadi penumpukan di akhir tahun yang berakibat pada terlambatnya proses pembangunan. 
 
 
Untuk itu, para Bupati/Walikota diminta segera menyampaikan DIPA pada satuan kerja perangkat daerah di wilayah masing-masing serta memastikan pelaksanaannya sesuai aturan dan ketentuan.
 
Sementara itu, Kakanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Bali R.Wiwin Istanti melaporkan, kucuran dana APBN sebesar Rp. 8,37 triliun terbagi dalam 468 DIPA yang meliputi Satker Vertikal Kementerian/Lembaga, SKPD dalam rangka Dekonsentrasi, Tugas Pembantuan, Transfer ke Daerah untuk Provinsi dan Transfer Daerah untuk Kabupaten/Kota. 
 
Menurut Wiwin, penyerahan DIPA Tahun 2016 merupakan awal dari rangkaian proses pelaksanaan APBN Tahun 2016. Alokasi anggaran untuk transfer daerah antara lain terdiri dari unsur Dana Insentif Daerah (DID) yang besarannya bervariasi. DID merupakan kebijakan pusat yang memberi insentif bagi daerah dengan kinerja baik. 
 
Tolak ukurnya antara lain opini BPK atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2014 dan ketepatan waktu dalam penetapan Perda APBD Tahun Anggaran 2014. 
 
Badung Peroleh DID Terbesar
 
Mengacu pada hasil penilaian tersebut, Kabupaten Badung memperoleh DID paling besar yaitu Rp. 39,84 miliar, disusul Gianyar sebesar Rp. 39,20 miliar. Sementara Provinsi Bali, Kabupaten Buleleng, Jembrana, Tabanan dan Denpasar masing-masing dijatah DID sebesar Rp. 5 miliar. 
 
Gubernur Pastika mengkritisi alokasi DID karena kabupaten Badung yang notabene paling kaya memperoleh dana paling besar. 
 
“Itu Klungkung, Bangli dan Karangasem tak dapat ya,” ujarnya mempertanyakan. 
 
Padahal, imbuh Pastika, tiga kabupaten itu masih menyisakan angka kemiskinan cukup tinggi. Dia khawatir, kebijakan ini mempertajam kesenjangan kedepan, Pastika berharap pola pemberian DID dievaluasi dan tingkat kemiskinan juga dijadikan pertimbangan. Kegiatan penyerahan DIPA dihadiri oleh Bupati/Walikota se-Bali dan instansi vertikal penerima DIPA Tahun 2016. [bbn/hms]
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/eng



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami