Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 15 Oktober 2026
Akan Dipecat, Pengurus Ancam Bongkar Organda Bali Terima Fee Rp 100 Juta
Senin, 29 Februari 2016,
20:50 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Terkait ancaman pemecatan dari Organda, Wayan Suata justru tak gentar dan justru akan berontak melakukan perlawanan. Suata yang tidak terima akan dipecat, bahkan menantang dan mengancam balik Eddy akan membongkar kebobrokan dan permainan kotornya.
"Kalau saya dipecat Eddy DPD Organda maka saya akan berontak. Saya akan bongkar dia Eddy dapat uang Rp 100 juta dari Kura-Kura Transport. Coba cek setoran Kura-Kura Transport ke Organda, apa bener masuk ke rekening Organda. Setahu saya disetor ke Organda masuk ke rekening Restu Mulya kata Pak Rizal yang sebagai accuntingnya Kura-Kura yang setiap bulan setor ke rekening Pak edy atas nama PT Restu Mulya," kata Suata geram.
Suata mengaku memiliki bukti konkrit dan sangat yakin Eddy sebagai Ketua Organda Bali terima uang Rp 100 juta dari Kura-Kura Transport yang masuk ke rekening pribadinya dan bukan masuk ke kas Organda Bali. Suata yang meradang menerima kabar diberhentikan jadi pengurus Organda juga mengaku tidak akan tinggal diam dan akan melakukan aksi bongkar-bongkaran terkait setoran gelap dari Kura-Kura Transport disamping setoran uang bulanan.
Suata yang naik pitam dirinya terancam dipecat juga akan menggugat Eddy selaku Ketua DPD Organda Bali. Suata bahkan mengaku sebelumnya Eddy mengajak dirinya bergabung jadi pengurus di DPD Organda Bali tapi ditolaknya karena ia ingin belajar sehingga tetap jadi pengurus di DPC Organda Badung. Suata juga menuding Eddy salah sasaran jika memecatnya lantaran dirinya bukanlah pengurus DPD Organda Bali.
"Saya khan bukan pengurus DPD Organda Bali. Ketua DPD Organda tidak berhak mecat saya sebagai pengurus DPC. Kalau benar-benar Eddy DPD berani mecat saya, saya pengurus DPC Badung jadi tidak ada sangkut pautnya dengan DPD. Saya pokoknya tidak terima dipecat oleh DPD Organda, karena saya bukan pengurus DPD, tapi saya pengurus DPC Badung. Harusnya di DPC, iya Ketua DPC yang mecat saya, dan salah saya apa coba," ucapnya heran.
Selain akan melakukan perlawanan secara fisik, Suata juga mengancam akan membela mati-matian hak dan harga dirinya, meski melalui kejaksaan ataupun jalur hukum. Suatu heran, jangan hanya gara-gara diprotes keuangannya dalam laporan pertanggungjawabannya dalam Mukerda Eddy justru marah dan melakukan langkah pemecatan dirinya. Pria yang dikenal jago karate itu semakin heran dengan sikap Eddy yang sudah hampir 15 tahun menjadi Ketua Organda Bali, namun justru tidak boleh diprotes laporan keuangannya.
"Sudah lebih dari 10 tahun jadi ketua masak tidak boleh diprotes keuangannya. Ketua macam apa itu begitu. Bila perlu kelewang (senjata tajam) akan saya bawa, saya siap menghukum dia, biar ribut-ribu saja tidak masalah. Memang Organda ini milik Pak Eddy. Eddy jangan pengecut jadi orang, kalau berani duel-duel jadi orang, nanti di depan umum saya hajar dia biar sekalian. Apa tidak boleh saya menanyakan keuangan. Saya tahu betul Eddy terima uang kok," tandasnya mengakhiri.[bbn/dws]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4352 Kali
02
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2034 Kali
03
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1900 Kali
04
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1569 Kali
05
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1401 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026